Qodari: Investasi Tiongkok akan Perkuat Peluang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
- 21 Sep 2026 15:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala Bakom, Muhammad Qodari menyebut investasi, termasuk dari Tiongkok, menjadi salah satu sumber penting pertumbuhan ekonomi Indonesia.
- FORMAS dinilai dapat membantu pengusaha mengatasi kendala dan memperluas kerja sama dengan investor Tiongkok.
- Qodari berharap kerja sama Indonesia-Tiongkok menghasilkan kegiatan ekonomi nyata dan mendukung target pertumbuhan delapan persen.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) Muhammad Qodari mengatakan investasi menjadi salah satu sumber penting pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, Tiongkok merupakan salah satu sumber investasi luar negeri terbesar bagi Indonesia.
Qodari mengatakan peluang peningkatan investasi perlu didukung keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat. Ia menilai organisasi seperti Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) dapat membantu mempertemukan pengusaha Indonesia dan investor Tiongkok.
“Pertumbuhan ekonomi salah satu sumbernya adalah investasi, baik investasi dari dalam negeri maupun investasi dari luar negeri. Nah, salah satu sumber investasi dari luar negeri terbesar itu datang dari Tiongkok,” ujar Qodari di sela Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum 2026 di Jakarta, Senin, 21 September 2026.
“Kalau ada kendala, ada kesempatan, tentunya dengan adanya organisasi seperti FORMAS, kendala itu bisa dibantu untuk diselesaikan,” katanya, menambahkan. Menurutnya, komunikasi juga penting untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi pengusaha dalam membangun kerja sama bisnis.
Qodari mengapresiasi langkah FORMAS yang telah membangun hubungan dengan mitra di Tiongkok. Ia menyebut keberadaan dua kantor FORMAS di Tiongkok sebagai bentuk keseriusan masyarakat dalam mendorong kerja sama ekonomi.
“Kesempatan komunikasi itu tentunya akan memperbesar peluang bagi peningkatan investasi di Indonesia. Tadi kita juga sudah mendengar bagaimana FORMAS bahkan sudah melangkah lebih jauh dengan memiliki dua kantor di Tiongkok,” ujar Qodari.
Menurut Qodari, keterlibatan masyarakat dalam memperkuat hubungan ekonomi dapat melengkapi upaya pemerintah menarik investasi. Ia berharap langkah serupa juga dilakukan kelompok masyarakat lainnya.
“Target pertumbuhan ekonomi dari Bapak Presiden tinggi, yaitu 8%. Untuk bisa mencapai target tersebut diperlukan investasi yang lebih banyak lagi dari dalam maupun luar negeri,” katanya.
Qodari berharap kerja sama yang dibangun melalui forum Indonesia dan Tiongkok tidak berhenti pada pertemuan antarpelaku usaha. “Semoga bisa betul-betul mewujudkan suatu kegiatan ekonomi yang nyata di masa yang akan datang,” ujar Qodari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....