Perusahaan Teknologi Tiongkok Ekspansi ke Indonesia sebagai Pasar Masa Depan
- 21 Sep 2026 15:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BSPIA memilih Indonesia sebagai tujuan ekspansi karena melihatnya sebagai pasar masa depan dengan kebutuhan infrastruktur yang besar.
RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia merupakan salah satu negara tujuan ekspansi perusahaan-perusahaan teknologi asal Tiongkok. Ini karena Indonesia dinilai memiliki prospek sebagai pasar masa depan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang besar.
Demikian diungkapkan Beijing Security and Protection Industry Association (BSPIA), asosiasi industri teknologi asal ibu kota Tiongkok. Yaitu pada kegiatan Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum 2026 di Auditorium SLN RRI Jakarta, Senin, 21 September 2026.
“Pilihan perusahaan teknologi Tiongkok terhadap Indonesia merupakan langkah yang strategis,” kata General Manager BSPIA, Zhang Ying. “Tujuannya untuk mengekspor teknologi, produk, dan solusi Tiongkok ke luar negeri.”
Zhang menekankan kebutuhan pembangunan infrastruktur Indonesia menjadi salah satu pertimbangan utama. Menurut dia, ini membuka peluang bagi perusahaan yang berpengalaman dalam pengembangan kota digital dan sistem keamanan.
“Pasar Indonesia adalah bagian dari strategi ekspansi luar negeri asosiasi kami,” ujarnya. “Indonesia merupakan pasar masa depan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang sangat besar.”
BSPIA beranggotakan lebih dari 1.400 perusahaan yang berpengalaman dalam pembangunan smart city dan digital city di Beijing. Perusahaan-perusahaan tersebut juga disebut memiliki keahlian dalam tata kelola serta pembangunan sistem keamanan.
Zhang menambahkan anggota BSPIA berengalaman menerapkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam berbagai proyek di Beijing. Ini mencakup penggunaan agen cerdas dan model besar dalam proyek kepolisian, tata kelola sosial, hingga pembangunan smart city.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal yang dibawa BSPIA melalui kerja sama dengan Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS). Zhang berharap teknologi dan solusi perusahaan Tiongkok dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan kota di Indonesia.
“Kami berharap dapat memberikan solusi terbaik bagi pembangunan kota aman dan smart city di Indonesia,” ujarnya. “Kami juga berharap dapat membantu perusahaan kami berakar dan melayani di Indonesia.”
Kerja sama tersebut menjadi pembahasan pada Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum 2026. Forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan Indonesia-Tiongkok untuk membahas pengembangan kota digital, teknologi keamanan, dan kecerdasan buatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....