Indonesia Negara dengan Pengimpor Jeruk Terbesar ke-8 Dunia

  • 20 Jun 2025 11:41 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Siapa sangka, di tengah melimpahnya buah-buahan tropis di nusantara, Indonesia ternyata menduduki peringkat ke-8 sebagai negara pengimpor jeruk terbesar di dunia. Data terbaru menunjukkan bahwa konsumsi jeruk masyarakat Indonesia begitu tinggi, sehingga pasokan domestik belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan, menjadikan jeruk impor membanjiri pasar lokal.

Berdasarkan data terbaru dari United States Department of Agriculture (USDA), volume impor jeruk mandarin di pasar global menunjukkan sedikit penurunan. Tercatat, impor mencapai 3,24 juta metrik ton untuk periode 2023/2024, angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 3,29 juta metrik ton.

Meski tren impornya terus menyusut sejak 2020/2021, Rusia tetap menjadi negara pengimpor jeruk mandarin terbesar di dunia, sebuah dominasi yang sudah berlangsung sejak 2019. Pada periode 2023/2024, Rusia mengimpor 782 ribu metrik ton jeruk mandarin, turun dari 955 ribu metrik ton pada 2020/2021, 884 ribu metrik ton pada 2021/2022, dan 852 ribu metrik ton pada 2022/2023.

Selain Rusia yang mendominasi, pasar jeruk mandarin global juga digerakkan oleh beberapa negara importir besar lainnya. Amerika Serikat berada di urutan kedua dengan volume impor 460 ribu metrik ton.

Kemudian, negara-negara Uni Eropa mengimpor total 454 ribu metrik ton. Di Asia, Vietnam tercatat sebagai importir terbesar keempat dengan 373 ribu metrik ton, dan Britania Raya menutup lima besar importir terbesar dengan 307 ribu metrik ton.

Indonesia menempati posisi kedelapan dalam daftar negara pengimpor jeruk mandarin global. Impornya mencapai 115 ribu metrik ton, sedikit menurun dari 118 ribu metrik ton pada periode sebelumnya.

Prediksi menunjukkan bahwa volume impor jeruk mandarin Indonesia akan stabil di angka 115 ribu metrik ton untuk tahun ini. Secara global, produksi jeruk mandarin pada periode 2023/2024 mencapai 38,5 juta metrik ton.

China menjadi pemain kunci dalam angka ini, menyumbang sekitar 26,9 juta metrik ton jeruk mandarin, atau setara dengan 69,9% dari total produksi dunia. Tidak hanya memproduksi, China juga mendominasi dari sisi konsumsi, dengan 25,2 juta metrik ton jeruk yang disantap, yang berarti 70,2% dari total konsumsi global.

Tak hanya sebagai produsen terbesar, China juga memimpin sebagai pengekspor jeruk mandarin global. Mereka berhasil mengekspor sekitar 1,1 juta metrik ton jeruk pada musim panen 2023/2024, yang merupakan 26,3% dari produksi dunia.

Tren ini diperkirakan akan berlanjut dengan prediksi kenaikan volume ekspor mencapai 1,2 juta metrik ton di tahun 2025, menegaskan posisi sentral China dalam perdagangan jeruk mandarin internasional. (AK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....