Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Bisnis

  • 29 Mei 2025 08:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Bisnis Forum Indonesia-Prancis menghasilkan 11 Nota Kesepahaman berisi kerja sama bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Prancis. Penandatanganan Nota Kesepahaman disaksikan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto serta Menteri Perekonomian dan Keuangan Prancis, Eric Lombard.

"Forum bisnis ini dihadiri 368 pelaku usaha, ini rekor pertemuan bisnis Indonesia dan mitranya, dan hampir semua level CEO. Nota Kesepahaman yang ditandatangani antara Indonesia dan Prancis jumlahnya mencapai 27 MoU (nota kesepahaman)," kata Menko Airlangga dalam Forum Bisnis tersebut, Rabu malam (28/5/2025).

Baca Juga:

Investor Pemula Terus Bertambah, BEI Tekankan Pentingnya Literasi

IHSG Ditutup Turun Bersama Pelemahan Bursa Saham Asia

Penandatanganan sebanyak 16 MoU disaksikan Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. "Dan sebanyak 11 MOU ditandangani dalam Forum Bisnis malam ini," ucapnya.

Sebanyak 27 MoU tersebut, tambah Menko Airlangga, nilainya mencapai USD11 miliar. "Kesepakatan ini menandai hubungan Indonesia-Prancis yang sudah terjalin selama 75 tahun, semakin erat," ujar Menko Airlangga.

Sementara Menteri Perekonomian dan Keuangan Prancis, Eric Lombard mengungkap latar belakang pertemuan Forum Bisnis Indonesia-Prancis. Menurutnya, Forum ini tindak lanjut dari pertemuan Presiden Prabowo-Presiden Macron di Paris setahun lalu.

"Kedua pemimpin menyatakan keinginan untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia-Prancis. Saat ini, di Uni Eropa, Prancis adalah investor kedua terbesar di Indonesia," kata Lombard.

Menurutnya ada sekitar 200 perusahaan Prancis yang beroperasi di Indonesia. Tetapi transaksi perdagangan antara kedua negara masih belum signifikan, hanya sekitar 3,3 miliar euro di tahun 2024.

Lombard mengatakan, Indonesia memiliki peluang bisnis yang potensial. Karena Indonesia merupakan kekuatan ekonomi ke-16 terbesar di dunia dan jumlah penduduk yang terbanyak keempat di dunia.

"Kami percaya bisa memanfaatkan peluang ini dan pelaku usaha di Indonesia harusnya bisa memanfaatkan ini dengan lebih baik. Di sisi lain, Prancis bisa menjadi pintu masuk bagi bagi perusahaan dari Indonesia untuk masuk ke Eropa," ujar Lombard.

Forum Bisnis Indonesia-Prancis difasilitasi oleh Kadin Indonesia dan organisasi pengusaha dan investor Perancis. "Partisipasi pebisnis sangat luar biasa untuk memperkuat perekonomian, dan mengingat kita masih menuju ke penandatangan kesepakatan I-EU CEPA," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie.

Jika I-EU CEPA nanti berhasil disepakati, hubungan ekonomi dan bisnis Indonesia-Prancis akan lebih berkembang. I-EU CEPA merupakan Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia-Uni Eropa yang masih dalam proses negosiasi.

MoU yang ditandangani antara pebisnis Indonesia-Prancis antara lain di bidang energi terbarukan, kesehatan, infrastruktur, pertambangan, dan bisnis keluarga. Termasuk kerja sama bisnis untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....