Musim Panas, Penjual Minuman Dingin Kebanjiran Pembeli

  • 15 Okt 2024 19:10 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Musim panas membawa berkah tersendiri bagi para penjual minuman dingin di Kota Mataram. Ditengah teriknya matahari, sejumlah penjual minuman mengaku mendapatkan keuntungan lebih besar dari biasanya.

Pendapatan mereka bisa meningkat hingga Rp. 400.000 - Rp. 500.000 per hari saat cuaca panas menyengat, jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.

Penjual minuman dingin di berbagai sudut Kota Mataram, baik yang menetap maupun yang berkeliling, menawarkan berbagai minuman segar seperti es campur, es teh, es tebu, dan minuman siap saji lainnya.

Di sekitar kawasan Jempong, terlihat banyak penjual minuman dingin yang mangkal di pinggir jalan, menawarkan dagangan mereka kepada para pengendara yang melintas. Salah satunya adalah Yanto, atau yang akrab disapa Pak Dek, yang berasal dari Jawa Tengah dan sudah menetap di Lombok.

Pak Dek telah berjualan es campur sejak tahun 2003. Setiap hari, dengan sepeda motor yang dimodifikasi sebagai gerobak es campurnya, ia menunggu pembeli di lokasi yang strategis, dekat kampus yang ramai oleh mahasiswa.

"Alhamdulillah, dari modal usaha yang diiringi dengan kesabaran, saya sudah berjualan hampir 20 tahun. Dulu di sini masih sepi, modalnya kecil, hanya cukup beli bahan-bahan dan alat seadanya. Sekarang harganya Rp. 5.000 per cup, yang penting pelanggan puas," ungkapnya sambil melayani pembeli Selasa (15/10/2024).

Pak Dek menceritakan bagaimana cuaca panas saat ini membuat dagangannya laris manis. Menurutnya, musim panas menjadi momen di mana permintaan es campur meningkat pesat, dan bisa meraup keuntungan yang signifikan setiap harinya.

"Alhamdulillah, cuaca panas seperti ini membuat omset jualan meningkat. Orang banyak mencari es, sehingga keuntungan yang didapat dalam sehari bisa sampai Rp. 400.000. Beda ketika musim dingin atau kampus libur, kadang jualan terasa sepi. Itu jadi salah satu hambatan sebagai penjual es," ujarnya

Tidak hanya Pak Dek yang merasakan keuntungan saat musim panas, Andi, penjual minuman dingin kemasan lainnya juga merasakan hal serupa. Ia mengungkapkan bahwa musim panas ini membuat dagangannya lebih banyak diminati oleh pembeli.

"Sekarang memang ramai karena musim panas, tapi kalau dibandingkan dengan tahun lalu, sebenarnya lebih ramai tahun lalu. Walaupun sekarang lebih panas, mungkin karena anak kos banyak yang pindah atau ada tempat nongkrong baru jadi sedikit lebih sepi," jelas Andi.

Meski demikian, Andi tetap bersyukur dengan peningkatan pembeli yang ada. Ia menjual es dengan berbagai rasa dan topping, dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp. 3.000 hingga Rp. 7.000 per cup. Kesegaran es yang disajikannya mampu menarik pelanggan, terutama mereka yang ingin menghilangkan rasa haus di tengah teriknya matahari.

"Keuntungan dalam sehari bisa sampai Rp. 200.000 - Rp. 300.000 dengan berbagai macam harga, dari Rp. 3.000, Rp. 5.000, Rp. 7.000 dan berbagai varian toppingnya," ucapnya. (PKL UIN/Winda/Fitri)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....