Keberagaman Merupakan Kekuatan bagian penting dalam membangun Indonesia
- 26 Agt 2026 15:28 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si.,menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang menjadi bagian penting dalam membangun Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan ceramah kebangsaan pada Doa Kebangsaan untuk Duka NTT dan Indonesia Damai di Gedung Kuliah Terpadu UIN Fatmawati Soekarno (UINFAS) Bengkulu, Selasa Kemarin (25/8).
Menurut Saefudin, Indonesia tidak lahir dari kesamaan latar belakang masyarakatnya. Bangsa ini dibangun dari berbagai perbedaan yang kemudian dipersatukan dalam satu kesatuan.
“Indonesia ini terdiri dari kepingan warna yang berwarna-warni, namun dijahit dalam satu kesatuan untuk membesarkan Indonesia,” ujarnya.
Ia menilai keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang harus terus dirawat, termasuk dalam kehidupan umat beragama di Provinsi Bengkulu.
Saefudin mengatakan, setiap agama mengajarkan kerukunan dan kasih sayang. Karena itu, tidak ada alasan bagi perbedaan keyakinan untuk menjadi penghalang dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai.
“Setiap agama semuanya mengajarkan tentang kerukunan, tentang kasih sayang. Oleh karena itu, Provinsi Bengkulu harus kita jaga,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kehidupan kebangsaan tidak dapat dipisahkan dari penghormatan terhadap hak setiap warga negara, termasuk dalam menjalankan kehidupan keagamaannya.
Dikatakan, Kementerian Agama terus berkomitmen memastikan seluruh umat beragama mendapatkan hak dan pelayanan keagamaan yang baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kesempatan tersebut, Saefudin juga mengajak seluruh peserta mendoakan masyarakat yang tengah tertimpa bencana di berbagai daerah, termasuk NTT, Kalimantan, Lombok dan daerah lainnya.
“Saat ini di berbagai provinsi, seperti NTT, Kalimantan, Lombok dan berbagai daerah lainnya sedang berduka, tertimpa bencana. Maka hari ini kita hadir untuk mengirimkan doa sesuai dengan kepercayaan agamanya masing-masing, dipimpin oleh pemuka agamanya masing-masing,” ujarnya.
Saefudin menambahkan, doa kebangsaan lintas agama tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama sebagai anak bangsa untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Ia berharap doa yang dipanjatkan dari Bengkulu dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kedamaian serta memperkuat persatuan bangsa.
“Mudah-mudahan dengan doa yang kita kirimkan ini menjadi sumbangsih ikhtiar kita bersama sebagai anak bangsa dan mendapatkan ridha dari Tuhan Yang Maha Esa, menjadikan kita bangsa yang besar, gemah ripah loh jinawi,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....