81 Tahun RRI, Kusman: Setiap Hari Nggak Pernah Putus Dengerin Radio

  • 10 Sep 2026 20:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Memasuki usia 81 tahun, Radio Republik Indonesia (RRI) terus mendapat tempat di hati pendengarnya, termasuk masyarakat di pelosok Kabupaten Bengkulu Utara. Salah satunya Kusman, warga Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, yang mengaku masih setia mendengarkan siaran RRI Bengkulu setiap hari.

Bagi Kusman, radio bukan sekadar media untuk mendapatkan informasi dan hiburan, tetapi sudah menjadi teman yang menemani aktivitas sehari-hari. Ia pun menyampaikan ucapan khusus untuk RRI yang kini memperingati Hari Radio ke-81.

“Saya Kusman mengucapkan selamat Hari Radio ke-81, semoga RRI semakin jaya di udara dan kepada semua karyawan dan karyawatinya selalu sehat semua, Aamiin,” ujar Kusman. Ucapan sederhana tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus harapan dari seorang pendengar yang telah menjadikan RRI sebagai bagian dari kesehariannya.

Kusman mengatakan, dirinya hampir tidak pernah melewatkan siaran RRI Bengkulu setiap hari, baik untuk mengikuti informasi maupun sekadar mendengarkan suara penyiar yang sudah terasa akrab. “Saya setiap hari nggak pernah mutus dengerin radio, ketemu terus dengan penyiar RRI Bengkulu walaupun hanya suaranya saja,” katanya.

Kedekatan seperti inilah yang menjadi salah satu kekuatan radio hingga tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi digital. Bagi pendengar seperti Kusman, suara penyiar yang hadir dari balik radio mampu menciptakan rasa akrab, seolah-olah ada teman yang selalu menemani meski tidak pernah bertatap muka secara langsung.

Di tengah hadirnya media sosial, YouTube, podcast dan berbagai platform digital lainnya, radio ternyata masih memiliki ruang tersendiri di hati masyarakat. RRI tidak hanya hadir menyampaikan berita dan informasi, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan pendengarnya melalui suara yang menemani perjalanan, pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Ucapan dari Kusman menjadi gambaran bahwa perjalanan 81 tahun RRI tidak hanya tercatat dalam sejarah lembaga penyiaran, tetapi juga tersimpan dalam cerita para pendengar. Dari perkotaan hingga wilayah seperti Kemumu, suara RRI tetap menemukan jalannya untuk hadir dan menemani masyarakat.

Hari Radio ke-81 pun menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan panjang RRI sekaligus menatap masa depan dengan semangat baru. Di tengah transformasi menuju era digital, harapan dari pendengar seperti Kusman menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun teknologi berkembang, kedekatan, suara dan rasa ditemani tetap menjadi kekuatan radio yang sulit tergantikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....