Satpol PP Bengkulu Gencarkan Razia Pelajar Bolos

  • 06 Agt 2026 07:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu kembali menggencarkan razia terhadap pelajar yang bolos sekolah pada jam belajar. Dalam operasi yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, petugas berhasil mengamankan seorang siswa salah satu SMA Negeri di Kota Bengkulu yang kedapatan berada di luar sekolah saat proses belajar mengajar masih berlangsung.

Pelajar tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Bengkulu untuk menjalani pembinaan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan disiplin sekaligus upaya pencegahan kenakalan remaja di kalangan pelajar. "Pelajar SMAN Kota Bengkulu yang bolos jam sekolah dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Bengkulu," ujar Sahat, Rabu 5 Agustus 2026.

Selain mengamankan pelajar yang bolos, Sahat bersama jajarannya juga melakukan penelusuran di lingkungan sekolah, dari hasil pengecekan, petugas menemukan sebuah titik yang diduga kerap dijadikan akses keluar masuk siswa untuk membolos. Lokasi tersebut berada di bagian belakang sekolah, pada bagian itu, kawat pembatas tembok diketahui telah dirusak sehingga memudahkan siswa meninggalkan area sekolah tanpa melalui pintu utama.

Menurut Sahat, temuan tersebut akan segera dikoordinasikan dengan pihak sekolah agar dilakukan perbaikan secepatnya. Ia berharap pengawasan di area tersebut juga diperketat sehingga tidak lagi dimanfaatkan siswa untuk meninggalkan sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar jalur ini segera diperbaiki dan pengawasannya diperketat. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan siswa untuk bolos," katanya.

Sahat menegaskan, razia yang dilakukan Satpol PP bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada pelajar. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter agar para siswa memiliki kedisiplinan dan kesadaran dalam menaati aturan.

Sebagai bentuk pembinaan yang berkelanjutan, Satpol PP Kota Bengkulu juga memiliki program Satpol PP Go To School (SGS) yang menyasar siswa SMP, SMA hingga mahasiswa. Melalui program tersebut, personel Satpol PP mendatangi langsung sekolah dan kampus untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

"Ada program Satpol Go To School dan ada program Linmas Go To School. Ini dua segmennya, SGS itu mulai dari SMP dan SMA, jadi kita mendatangi SMP, SMA, termasuk kampus," tutur Sahat.

Ia mengatakan, pendekatan yang dilakukan lebih bersifat persuasif dan edukatif. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga adab, disiplin, serta menghindari berbagai tindakan yang melanggar aturan.

Sementara itu, untuk jenjang pendidikan yang lebih rendah, Satpol PP menjalankan program Linmas Go To School yang menyasar siswa SD, TK hingga PAUD. Program ini berfokus pada edukasi mitigasi bencana melalui metode yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, perlombaan, hingga simulasi kebencanaan yang disesuaikan dengan usia anak.

Menurut Sahat, kedua program tersebut menjadi bagian dari strategi Satpol PP dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan. Sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Melalui razia rutin dan program pembinaan tersebut, Satpol PP Kota Bengkulu berharap angka pelajar yang bolos sekolah dapat terus ditekan. Di sisi lain, edukasi yang diberikan diharapkan mampu membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, taat terhadap peraturan, serta mampu menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....