BPTD Bengkulu Perkuat Edukasi Keselamatan Lalu Lintas
- 16 Sep 2026 08:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini melalui program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD). Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tersebut dipusatkan di Terminal Tipe A (TTA) Air Sebakul, Kota Bengkulu, dengan melibatkan 150 pelajar dari lima sekolah tingkat SMP.
Kepala BPTD Kelas III Bengkulu, Dinda, mengatakan SALUD merupakan program yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membangun kesadaran dan budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda. Dengan rutin memberikan edukasi, ia berharap generasi muda semakin sadar akan keselamatan lalu lintas.
Tahun ini, peserta berasal dari SMPIT Iqra, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 4 dan SMP Sint Carolus Kota Bengkulu. Pelaksanaan SALUD juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas 2026 yang puncaknya ditandai dengan upacara bendera pada 17 September.
“Kami selalu mengkampanyekan keselamatan yang dimulai sejak usia dini. Kebetulan sasaran sosialisasi saat ini adalah pelajar tingkat SMP yang akan menginjak usia SMA,” ujar Dinda, Rabu 16 September 2026.
Menurutnya, masa transisi dari SMP menuju SMA menjadi salah satu periode yang perlu mendapat perhatian dalam edukasi keselamatan berkendara. Pada usia tersebut, pelajar mulai memiliki ketertarikan lebih besar terhadap kendaraan bermotor sehingga pemahaman mengenai risiko dan aturan lalu lintas perlu diberikan sejak awal.
“Di usia transisi ini, mereka biasanya sedang senang-senangnya mengendarai kendaraan bermotor bahkan rentan terjebak aksi balapan liar. Karena itu, penting bagi kami untuk mengedukasi mereka agar tahu cara menjaga diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” katanya.
Dinda menjelaskan, kegiatan SALUD tidak hanya dikemas dalam bentuk penyampaian materi. Para pelajar juga diberikan ruang untuk berpartisipasi melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas.
Sebelum kegiatan utama, para peserta mengikuti lomba penyuluhan keselamatan lalu lintas dan kompetisi pembuatan konten kreatif yang mengangkat tema keselamatan di jalan raya. Sementara dalam kegiatan utama, edukasi diberikan oleh sejumlah pemateri dari berbagai instansi, di antaranya Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Perhubungan.
Pelibatan BNN menjadi bagian dari pendekatan edukasi yang lebih luas. Selain keselamatan berlalu lintas, pelajar juga diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat memengaruhi kehidupan remaja, termasuk penyalahgunaan narkoba.
| Baca juga: Pemkot Bengkulu Perkuat Pengendalian Inflasi |
Dinda menilai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab instansi perhubungan maupun kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran sekolah, orang tua dan masyarakat.
“Melihat angka kecelakaan lalu lintas saat ini sangat tinggi, butuh kerja sama dari semua pihak. Tidak hanya pihak perhubungan darat, tetapi seluruh stakeholder, sekolah, hingga orang tua harus ikut berperan aktif dalam mensosialisasikan, mengedukasi dan berkoordinasi akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” tuturnya.
Selain edukasi keselamatan, pelaksanaan SALUD tahun ini turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Para pelaku usaha lokal diberikan ruang untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari makanan dan minuman hingga kerajinan tangan.
Keterlibatan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan edukasi kepada pelajar. Tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.
BPTD Bengkulu berharap edukasi keselamatan lalu lintas yang diberikan secara konsisten dapat membentuk kesadaran pelajar sejak dini. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai aturan dan risiko di jalan raya, para generasi muda diharapkan mampu menjadi pengguna jalan yang lebih tertib dan mengutamakan keselamatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....