Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Memasuki Musim Hujan
- 30 Sep 2026 22:31 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu : Memasuki musim hujan, orang tua perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan anak, perubahan cuaca, lingkungan yang lebih lembap, genangan air, serta meningkatnya paparan berbagai virus dan bakteri dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit. Kementerian Kesehatan RI menyebut diare, demam berdarah dengue (DBD), leptospirosis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan penyakit kulit sebagai sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai pada musim hujan.
1. Biasakan anak mencuci tangan
Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit. Orang tua sebaiknya mengajarkan anak mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain di luar rumah, dan setelah memegang benda yang kotor.
2. Jaga asupan makanan dan minuman
| Baca juga: Polusi Udara, Ancaman bagi Kesehatan Anak |
Selama musim hujan, pastikan anak mendapatkan makanan bergizi seimbang serta cukup minum, pilih makanan yang bersih dan dimasak dengan baik, serta pastikan air minum berasal dari sumber yang aman. Asupan gizi yang baik penting untuk mendukung tumbuh kembang sekaligus menjaga kondisi tubuh anak agar tetap optimal dalam menghadapi berbagai paparan penyakit.
3. Lindungi anak dari hujan dan pakaian basah
Orang tua sebaiknya menyiapkan payung atau jas hujan ketika anak harus beraktivitas di luar rumah. Jika anak kehujanan, segera ganti pakaian yang basah dan gunakan pakaian yang kering agar tubuh tetap nyaman.
4. Waspadai genangan air dan nyamuk
Musim hujan dapat meningkatkan munculnya genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue. Karena itu, orang tua perlu rutin memeriksa lingkungan rumah, menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta membersihkan barang-barang yang dapat menampung air hujan.
5. Ajarkan etika batuk dan bersin
Anak juga perlu dibiasakan menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, sebisa mungkin gunakan tisu, kemudian buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan. Jika tidak memiliki tisu, batuk atau bersin ke bagian siku, bukan ke telapak tangan.
6. Pastikan anak cukup tidur dan tetap aktif
Selain menjaga kebersihan, orang tua perlu memastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup dan tetap melakukan aktivitas fisik sesuai usia. Ketika hujan membuat aktivitas di luar rumah terbatas, anak tetap dapat melakukan permainan aktif di dalam rumah dengan pengawasan orang tua.
7. Jangan abaikan gejala penyakit
Orang tua perlu memperhatikan perubahan kondisi anak, terutama jika muncul demam, batuk atau sesak, diare, muntah, lemas, atau gejala lain yang tidak biasa. Untuk gejala yang berat, menetap, atau semakin memburuk, orang tua sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar anak mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana tersebut, orang tua dapat membantu menjaga kesehatan anak selama musim hujan. Pencegahan juga akan lebih efektif jika dilakukan bersama-sama oleh keluarga dan lingkungan sekolah sehingga anak dapat tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman selama musim hujan.
Sumber : Kementerian Kesehatan RI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....