Sejumput Garam Bisa Redakan Sakit Kepala? Begini Penjelasannya
- 22 Agt 2026 18:02 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu- Belakangan beredar tips mengonsumsi sejumput garam untuk membantu meredakan sakit kepala, termasuk dengan cara meletakkannya di bawah lidah lalu minum air. Ternyata, anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, tetapi ada beberapa hal yang perlu diluruskan agar tidak menimbulkan pemahaman yang salah.
Garam mengandung natrium atau sodium yang merupakan salah satu elektrolit penting bagi tubuh. Elektrolit berperan dalam menjaga keseimbangan cairan, mendukung kerja saraf, serta membantu fungsi otot tetap berjalan dengan baik.
Ketika tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi, sakit kepala memang dapat muncul atau terasa semakin berat pada sebagian orang. Dalam kondisi tertentu, mengganti cairan dan elektrolit yang hilang dapat membantu tubuh kembali terhidrasi sehingga keluhan yang berkaitan dengan dehidrasi dapat membaik.
Namun, hal tersebut bukan berarti garam dapat dianggap sebagai obat sakit kepala atau migrain. American Migraine Foundation menjelaskan bahwa migrain merupakan gangguan neurologis yang kompleks dan dapat dipengaruhi berbagai faktor, sehingga penanganannya tidak sesederhana mengonsumsi garam.
Klaim bahwa menaruh sejumput garam di bawah lidah kemudian minum air dapat menghilangkan migrain hanya dalam waktu lima menit juga belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Jika seseorang merasa lebih baik setelah minum air dan mengonsumsi sedikit garam, perbaikan tersebut bisa berkaitan dengan kondisi hidrasi atau faktor lain dan tidak membuktikan bahwa garam secara langsung menyembuhkan migrain.
Mengonsumsi natrium secara berlebihan juga bukan pilihan yang baik untuk kesehatan karena dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan orang dewasa membatasi asupan natrium kurang dari 2.000 miligram per hari, setara dengan kurang dari sekitar lima gram garam.
Jadi, ketika sakit kepala muncul setelah tubuh kekurangan cairan, memenuhi kebutuhan air dan menjaga keseimbangan elektrolit memang penting, tetapi tidak perlu menjadikan garam sebagai “obat instan”. Jika sakit kepala terasa sangat berat, muncul berulang, berbeda dari biasanya, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya mendapatkan pemeriksaan tenaga medis untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
Sumber: World Health Organization (WHO), American Migraine Foundation, dan PubMed
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....