Cara Menyimpan Telur Rebus agar Tidak Cepat Basi, Ini Tips yang Perlu Diperhatikan

  • 30 Sep 2026 22:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Telur rebus menjadi salah satu makanan praktis yang mudah disiapkan untuk sarapan maupun bekal. Namun, telur yang sudah dimasak lebih mudah mengalami penurunan kualitas jika tidak disimpan dengan benar.

1. Segera dinginkan setelah direbus

Setelah telur matang, jangan membiarkannya terlalu lama berada di suhu ruang. USDA merekomendasikan telur rebus didinginkan dalam waktu maksimal dua jam setelah dimasak. Jika berada di lingkungan yang sangat panas, makanan yang mudah rusak dapat memiliki batas waktu lebih pendek.

2. Simpan dalam lemari es dengan suhu yang tepat

Suhu lemari es juga menentukan keamanan telur rebus, FDA merekomendasikan makanan seperti telur disimpan pada suhu 40°F atau sekitar 4°C atau lebih rendah. Kondisi dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan makanan cepat rusak.

3. Gunakan wadah yang bersih dan tertutup

Telur rebus dapat disimpan dalam kondisi masih bercangkang maupun sudah dikupa, agar lebih terlindungi dari kontaminasi dan bau makanan lain di dalam kulkas, gunakan wadah makanan yang bersih dan tertutup. Selain itu, tangan, pisau, talenan, dan peralatan yang digunakan untuk mengolah telur juga harus dalam keadaan bersih.

4. Pisahkan dari makanan mentah

Telur yang sudah matang sebaiknya tidak diletakkan berdekatan atau bersentuhan dengan bahan makanan mentah, terutama daging, unggas, atau telur mentah. Pemisahan ini bertujuan menghindari kontaminasi silang, yaitu perpindahan bakteri dari bahan mentah ke makanan yang sudah siap dikonsumsi.

5. Jangan menyimpan terlalu lama

Meskipun disimpan di dalam kulkas, telur rebus tetap memiliki batas masa simpan, baik masih bercangkang maupun sudah dikupas, sebaiknya dikonsumsi dalam waktu satu minggu atau tujuh hari setelah dimasak. Untuk memudahkan, kita dapat menuliskan tanggal perebusan pada wadah penyimpanan sehingga lebih mudah mengetahui batas waktunya.

6. Perhatikan kondisi telur sebelum dikonsumsi

Jika telur sudah melewati batas penyimpanan yang dianjurkan, atau kualitasnya diragukan, sebaiknya tidak dikonsumsi. Perlu diingat bahwa bakteri berbahaya tidak selalu dapat diketahui hanya dari bau, rasa, atau penampilan makanan.

Pada akhirnya, kunci menjaga telur rebus agar tidak cepat basi adalah mempercepat proses pendinginan, menjaga kebersihan, menyimpannya di kulkas dengan suhu sekitar 4°C atau lebih rendah, serta mengonsumsinya dalam waktu maksimal tujuh hari. Cara tersebut bukan hanya membantu mempertahankan kualitas telur, tetapi juga mengurangi risiko penyakit akibat makanan

Sumber : USDA – How long can you keep hard cooked eggs?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....