Telur Bikin Bisulan? Ini Faktanya

  • 13 Sep 2026 09:58 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Telur rebus merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh, tetapi masih sering dihindari karena berbagai anggapan yang belum tentu benar. Salah satu mitos yang banyak beredar menyebutkan bahwa makan telur setiap hari dapat menyebabkan bisul.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak tepat karena bisul umumnya terjadi akibat infeksi bakteri pada kulit. Dengan demikian, telur bukan penyebab langsung munculnya bisul pada tubuh seseorang.

Apabila timbul gatal, bentol, ruam, atau keluhan lain setelah mengonsumsi telur, kondisi itu dapat mengarah pada reaksi alergi. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebabnya, terutama jika muncul sesak napas, pembengkakan, atau reaksi berat.

Mitos lain yang berkembang adalah orang sehat tidak boleh mengonsumsi kuning telur karena kandungan kolesterolnya. Menurut Menkes, orang sehat pada umumnya dapat mengonsumsi satu hingga dua telur utuh sehari sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Meski demikian, kebutuhan setiap orang dapat berbeda berdasarkan kondisi kesehatan, pola makan, dan anjuran tenaga medis. Orang dengan kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, atau kondisi tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi mengenai jumlah yang sesuai.

Telur menyediakan protein berkualitas, lemak, vitamin, mineral, serta asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Kandungan tersebut mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan, termasuk membantu proses pertumbuhan anak.

Konsumsi telur secara rutin juga dapat mendukung upaya pencegahan stunting karena menyediakan protein hewani dan zat gizi penting bagi pertumbuhan. Namun, pencegahan stunting tidak cukup hanya dengan telur, melainkan harus disertai pola makan beragam, kesehatan ibu, pemberian makan sesuai usia, sanitasi baik, imunisasi, serta pemantauan pertumbuhan anak.

Masyarakat tidak perlu takut mengonsumsi telur selama tidak memiliki alergi atau larangan medis tertentu. Telur sebaiknya dimasak hingga matang dan dikonsumsi bersama sayur, buah, serta sumber pangan bergizi lainnya untuk membentuk menu yang seimbang.

Sumber: Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Kementerian Kesehatan RI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....