Konsumsi Ikan Baik untuk Kecerdasan dan Kesehatan Anak

  • 24 Jul 2026 12:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya, antara lain dengan diselenggarakannya upaya kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin sejak anak masih dalam kandungan. Upaya kesehatan wajib dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan sampai 5 tahun pertama kehidupannya.

Hal ini untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik, mental, emosional. Maupun sosial serta memiliki intelegensi sesuai dengan potensi genetiknya.

Melansir dari laman resmi Kemenkes RI agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal maksimal, maka anak membutuhkan pemenuhan kebutuhan fisik dan biologis, kebutuhan kasih sayang dan emosi, serta kebutuhan stimulasi. Usia balita merupakan usia yang sangat rawan terhadap masalah gizi.

Pada usia ini, anak berkembang sangat pesat sehingga membutuhkan konsumsi zat gizi termasuk protein yang tinggi pula. Pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, sosial, dan emosional dipengaruhi oleh gizi, kesehatan, dan pendidikan.

Gizi memiliki peranan sangat penting dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak. Konsumsi makanan merupakan salah satu faktor yang secara langsung berpengaruh terhadap status gizi seseorang.

Kurangnya konsumsi makanan yang mengandung gizi, di antaranya protein, merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kekurangan gizi dan menghambat perkembangan kognisi. Ikan merupakan makanan yang menyediakan protein hewani relatif tinggi dan menyediakan asam lemak tidak jenuh esensial yang diperlukan tubuh manusia.

Merangkum dari laman resmi Kemenkes RI Ikan juga merupakan sumber vitamin A yang sangat terkenal di samping vitamin lainnya dan juga mengandung berbagai mineral. Ikan pun kaya akan manfaat dan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan anak yang maksimal.

Pengaruh asupan zat gizi terhadap gangguan perkembangan anak terlebih dahulu terjadi melalui menurunnya status gizi. Status gizi yang kurang tersebut akan menimbulkan kerusakan otak, letargi, sakit, dan penurunan pertumbuhan fisik. Keempat keadaan ini akan berpengaruh terhadap perkembangan intelektual.

Penemuan para ahli kesehatan dunia menyatakan bahwa ikan dan berbagai jenis seafood lainnya sangat baik bagi kesehatan dan kecerdasan manusia. Ikan dan seafood lainnya rata-rata mengandung 20% protein yang mudah dicerna dengan komposisi asam amino esensial yang seimbang.

Ikan juga mengandung omega 3 yang sangat penting bagi perkembangan jaringan otak, mencegah terjadinya penyakit jantung, stroke, dan darah tinggi. Lebih dari itu omega 3 juga dapat mencegah penyakit inflamasi seperti arthritis, asma, colitis, dermatitis, beberapa jenis penyakit ginjal dan membantu penyembuhan penyakit depresi, serta gejala hiperaktif pada anak-anak.

Kandungan nutrisi ikan yang kaya akan protein tentu sangat baik untuk pertumbuhan anak. Olahan daging ikan sebagai makanan dengan segudang manfaat sehat bagi anak sudah tidak diragukan lagi.

Nutrisi yang dikandungnya mampu meningkatkan kecerdasan anak dan membuatnya lebih mudah konsentrasi. Ikan terkenal akan kandungan DHA-nya yang tinggi. Selain itu, ikan juga mengandung iodine, protein, selenium, omega 3, berbagai vitamin seperti vitamin A, vitamin D, serta vitamin B12.

Maka dari itu kemenkes RI sangat menyarankan orang tua untuk rutin memberiksn menu makan anak yang berbahan dasar ikan sejak kecil. Sehingga udaya makan ikan dapat terus melekat pada anak.

Sumber Kemenkes RI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....