5 Tanda Asam Lambung Naik yang Sering Diabaikan

  • 24 Jan 2026 15:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID. Bengkulu - Selama ini, banyak orang mengira gejala asam lambung (GERD) hanyalah rasa perih di ulu hati atau sensasi terbakar di dada (heartburn). Namun, faktanya tubuh sering memberikan "sinyal rahasia" yang jauh dari area perut.

Karena gejalanya yang tidak biasa, banyak orang justru salah mendiagnosisnya sebagai flu atau kelelahan biasa. Berikut adalah tanda-tanda asam lambung kumat yang jarang disadari:

1. Batuk Kering yang Tak Kunjung Sembuh

Jika Anda batuk terus-menerus terutama di malam hari atau setelah makan, bisa jadi itu bukan karena virus. Cairan asam yang naik ke kerongkongan dapat mengiritasi paru-paru dan memicu refleks batuk kronis.

2. Suara Serak Secara Tiba-tiba

Pernah merasa suara Anda menjadi berat atau serak saat bangun tidur? Asam lambung yang naik hingga ke pangkal tenggorokan dapat membakar pita suara. Jika ini terjadi tanpa gejala flu, waspadalah pada lambung Anda.

3. Bau Mulut (Halitosis) Meskipun Sudah Sikat Gigi

Bakteri bukan satu-satunya penyebab bau mulut. Aroma tidak sedap yang berasal dari saluran pencernaan bisa naik ke mulut bersamaan dengan gas asam lambung.

4. Sakit Tenggorokan dan Sensasi Mengganjal

Sensasi seperti ada "bola" yang tersangkut di tenggorokan (dikenal sebagai globus pharyngeus) adalah tanda umum iritasi asam. Banyak pasien mengira mereka radang tenggorokan, padahal masalah utamanya ada di katup lambung.

5. Kerusakan Gigi yang Cepat

Asam lambung adalah zat yang sangat kuat. Jika sering naik ke mulut, asam ini bisa mengikis lapisan enamel gigi. Akibatnya, gigi menjadi lebih sensitif dan mudah berlubang meski Anda rajin menjaga kebersihan mulut.

Kunci utama menangani GERD bukan hanya obat-obatan, tapi juga manajemen gaya hidup seperti tidak langsung berbaring setelah makan dan mengurangi pemicu seperti kafein atau makanan pedas."

Kapan Harus ke Dokter?Jika gejala di atas terjadi lebih dari dua kali seminggu, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mencegah komplikasi lebih lanjut seperti peradangan kerongkongan (esofagitis).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....