Tradisi Melayu Tetap Bergema, Festival Budaya Bukit Batu Digelar 2027

  • 02 Okt 2026 14:59 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis : Tradisi dan kebudayaan Melayu di Kabupaten Bengkalis, Riau, kembali mendapat ruang untuk bergema melalui Festival Budaya Bukit Batu yang dijadwalkan digelar pada 2027. Kegiatan ini kembali lolos dalam Program Dana Indonesiaraya Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Festival Budaya Bukit Batu sebelumnya telah dilaksanakan pada April 2026 melalui dukungan program yang sama. Kembali lolosnya usulan untuk pelaksanaan 2027 membuat festival tersebut mendapat dukungan selama dua tahun berturut-turut.

Pengurus Festival Budaya Bukit Batu, Juwandi, mengatakan keberlanjutan festival menjadi harapan masyarakat Bukit Batu dan sekitarnya. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat menjadi peluang untuk terus menghadirkan kegiatan kebudayaan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Dengan kondisi efisiensi sekarang, desa dan daerah kabupaten maupun provinsi tidak bisa melaksanakan Festival Bukit Batu ini yang sebelumnya dianggarkan dari dana APBD. Kami berharap bukan hanya 2026 dan 2027, tapi bisa berkelanjutan,” ujar Juwandi.

Juwandi menjelaskan, pelaksanaan Festival Budaya Bukit Batu 2027 telah dirancang sejak tahap pengajuan proposal. Rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga pelaporan, telah dituangkan dalam perencanaan kegiatan.

Festival tahun depan direncanakan berlangsung pada April atau Mei. Meski kembali mendapat dukungan melalui Program Dana Indonesiaraya, skala kegiatan akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Pada 2026, dukungan yang diterima untuk pelaksanaan festival mencapai sekitar Rp140 juta. Sementara untuk 2027, anggaran yang diperoleh hanya sekitar setengah dari jumlah tersebut.

Kondisi tersebut membuat panitia melakukan penyesuaian terhadap sejumlah agenda. Pameran budaya yang sebelumnya digelar pada 2026 tidak lagi masuk dalam rangkaian festival 2027. Begitu pula dengan kegiatan susur sungai.

Meski demikian, pementasan budaya tetap dipertahankan. Panitia juga menyiapkan workshop gambus dan tari Zapin sebagai bagian dari kegiatan Festival Budaya Bukit Batu 2027.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan festival diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan dan menjaga tradisi Melayu agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Festival Budaya Bukit Batu sebelumnya dikenal dengan nama Festival Sungai Bukit Batu. Kegiatan tersebut pernah menjadi bagian dari kalender event daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Setelah mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan, nama kegiatan disesuaikan menjadi Festival Budaya Bukit Batu. Juwandi berharap festival tersebut kembali masuk dalam kalender event daerah dan dapat menjadi agenda kebudayaan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan festival dilakukan oleh masyarakat melalui Lembaga Adat Melayu Riau Desa Bukit Batu yang berkolaborasi dengan pemerintah desa. Untuk penyelenggaraan 2027, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau Desa Bukit Batu, Datuk Muhammad Fahmi, ditunjuk sebagai ketua pelaksana.

Juwandi berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa terus terjaga sehingga Festival Budaya Bukit Batu dapat menjadi ruang bersama untuk merawat warisan budaya Melayu sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....