LAMR Ajak Generasi Muda Jaga Adat dan Jauhi Pengaruh Negatif
- 28 Jul 2026 10:15 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis mengajak generasi muda untuk terus menjaga adat dan budaya Melayu di tengah derasnya arus modernisasi. Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Bengkalis ke-514 yang tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat karakter generasi penerus.
Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Abdul Fattaah, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan budaya Melayu. Menurutnya, perkembangan teknologi dan informasi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif tanpa menghilangkan identitas budaya daerah.
Ia menilai pelestarian adat tidak cukup hanya dilakukan oleh lembaga adat maupun pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda sebagai pewaris nilai-nilai budaya Melayu.
"Anak-anak muda harus bangga menjadi orang Melayu Bengkalis. Jangan sampai budaya kita hilang karena tergerus perkembangan zaman. Adat harus dijaga, dipelajari, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Datuk Abdul Fattaah saat Dialog Interaktif RRI Bengkalis, Senin 27 Juli 2026.
Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan LAMR adalah menghadirkan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan pelajar dan kaum muda, seperti permainan tradisional, Gelanggang Corak Budaya, syarahan adat, hingga program Kunjung Adat ke sekolah-sekolah. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan lebih mengenal sejarah Bengkalis sekaligus memahami nilai-nilai luhur budaya Melayu.
Datuk Abdul Fattaah juga mengingatkan bahwa adat Melayu mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, menjaga sopan santun, mempererat persaudaraan, serta menjauhi perbuatan yang merusak masa depan.
Sementara itu, Anggota Tim Pencari Fakta Hari Jadi Bengkalis, Haji Alam, mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah daerahnya. Menurutnya, memahami sejarah akan menumbuhkan rasa cinta terhadap Bengkalis sekaligus memperkuat semangat menjaga warisan budaya yang telah diwariskan para pendahulu.
"Kalau generasi muda memahami sejarah Bengkalis, mereka akan lebih mencintai daerahnya. Dari situlah akan tumbuh rasa tanggung jawab untuk menjaga adat, budaya, dan nama baik Bengkalis di mana pun mereka berada," ujarnya.
Ia juga berharap kaum muda mampu menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga aksi balap liar. Menurutnya, semangat Hari Jadi Bengkalis harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengisi pembangunan daerah melalui prestasi, pendidikan, dan karya yang bermanfaat.
LAMR Kabupaten Bengkalis meyakini pelestarian budaya akan berhasil apabila didukung oleh generasi muda yang memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan memahami jati diri daerahnya. Karena itu, pembinaan terhadap kaum muda akan terus menjadi salah satu fokus utama lembaga adat.
Melalui momentum Hari Jadi Bengkalis ke-514, LAMR mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membimbing generasi muda agar tetap mencintai budaya Melayu, menghargai sejarah daerah, serta menjadi penerus yang mampu membawa Bengkalis semakin maju tanpa meninggalkan akar budayanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....