Bunda PAUD Bengkalis Dorong Wajib Belajar Prasekolah
- 31 Agt 2026 19:06 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis Kasmarni, mendorong penguatan wajib belajar satu tahun prasekolah untuk memastikan anak usia dini mendapatkan pendidikan yang berkualitas sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Kasmarni menilai pendidikan anak usia dini menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kecerdasan dan karakter anak. Karena itu, akses terhadap layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu diperluas agar dapat dijangkau seluruh anak di Kabupaten Bengkalis.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama antara Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis dan sejumlah mitra PAUD di Balai Kerapatan Adat Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Senin 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung setelah pelantikan Pengurus Organisasi Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Bengkalis masa bakti 2026-2031.
Kasmarni menegaskan, penandatanganan komitmen tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Setiap pihak diminta menerjemahkannya dalam program dan aksi nyata sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
"Komitmen tersebut nantinya tidak boleh berhenti sebagai dokumen atau seremoni semata. Akan tetapi harus menjadi wujud kesungguhan dan tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap anak di Kabupaten Bengkalis memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan prasekolah yang berkualitas," ujar Kasmarni.
Ia juga meminta agar pelaksanaan program memiliki target yang jelas, pembagian tanggung jawab, serta evaluasi secara berkala. Dengan demikian, perkembangan program dapat diukur dan berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Untuk memperluas jangkauan layanan PAUD, Kasmarni meminta camat dan kepala desa aktif mendata anak usia lima hingga enam tahun yang belum memperoleh layanan pendidikan prasekolah.
Menurutnya, pendataan tersebut penting untuk mengetahui anak-anak yang masih menghadapi kendala dalam mengakses PAUD. Pemerintah desa juga diharapkan dapat mengajak keluarga dan masyarakat untuk mendukung keberadaan serta penguatan satuan PAUD di wilayah masing-masing.
"Jangan sampai ada anak yang tertinggal hanya karena persoalan akses, informasi, atau lemahnya koordinasi," tegasnya.
Kasmarni turut mengajak pemerintah daerah, satuan pendidikan, pemerintah desa, keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai mitra PAUD untuk mengambil peran dalam pelaksanaan wajib belajar satu tahun prasekolah.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Fondasi kecerdasan, karakter, dan kesiapan anak untuk mengikuti pendidikan dasar perlu dibangun sejak awal.
Kasmarni berharap penguatan pendidikan prasekolah dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
"Generasi Emas 2045 tidak kita siapkan nanti, namun harus kita mulai dari sekarang. Kita bangun fondasinya hari ini, dan kita siapkan generasinya untuk masa depan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....