LAMR Siapkan Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Bengkalis ke-514

  • 19 Jul 2026 21:27 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menggelar Sepekan Kenduri Adat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bengkalis ke-514. Beragam kegiatan bernuansa adat, budaya, seni, hingga gotong royong akan digelar selama sembilan hari, mulai 22 hingga 30 Juli 2026.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Alkarim, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen LAMR dalam menjaga, melestarikan, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai adat dan budaya Melayu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Sepekan Kenduri Adat bukan sekadar rangkaian seremonial Hari Jadi Bengkalis, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat jati diri Melayu, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh semangat kebersamaan dalam keberagaman masyarakat Kabupaten Bengkalis," ujar Syaukani, Minggu, 19 Juli 2026.

Ia menambahkan, kegiatan tahun ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, paguyuban lintas etnis, komunitas seni, hingga instansi pemerintah sebagai wujud semangat kebersamaan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Bengkalis untuk bersama-sama hadir dan memeriahkan setiap rangkaian kegiatan. Mari kita jadikan Hari Jadi ke-514 Bengkalis sebagai momentum menjaga warisan budaya, menghormati para pendahulu, serta mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi penerus," katanya.

Rangkaian kegiatan diawali pada 22–24 Juli 2026 dengan Bersih-Bersih Kampung melalui gotong royong membersihkan parit, memotong dahan pohon, membabat semak, pengecatan pagar, hingga merapikan Gedung LAMR. Kegiatan ini melibatkan berbagai paguyuban, Dinas Lingkungan Hidup, serta Bea Cukai.

Pada Jumat, 24 Juli 2026, digelar Lomba Mendodoi Anak bertema "Senandung Negeri Bertuah" di Balai Tabal Lantai II Gedung LAMR.

Memasuki Sabtu, 25 Juli 2026, masyarakat akan disuguhkan Menongkah Kelam, yakni permainan tradisional untuk pelajar seperti congkak, sembo lang, kaki anggau, main kelas, karet yeye, dan buah para di halaman Gedung LAMR.

Masih pada hari yang sama, sore harinya digelar Gelanggang Corak Budaya dengan penampilan barongsai dari Paguyuban Tionghoa serta reog dan jaranan dari Paguyuban Jawa.

Malam harinya berlangsung Car Free Night/Melengah Malam, dilanjutkan Selaksa Kata Seniman Negeri yang menghadirkan pembacaan puisi, Teater Kisah Orang Kecik, serta Teater Bangsawan Baginda Sultan di panggung LAMR.

Pada Minggu, 26 Juli 2026, Menongkah Kelam kembali digelar. Sementara Gelanggang Corak Budaya akan menampilkan kesenian dari Paguyuban Batak, Bugis, Minang, Aceh, Banjar, dan Sunda.

Malam harinya berlangsung Puan Sanjungan Negeri yang menampilkan Shalawat Badar, Tari Zapin Bismillah, Tari Tabal Gempita, Tari Timang Zapin, dan Tari Lempuk. Selain itu, akan digelar Gaung Lajang Melayu berupa penampilan band anak Bengkalis sekaligus penyerahan Penghargaan Prestasi Gemilang kepada tokoh perempuan di Kabupaten Bengkalis.

Selanjutnya, Senin, 27 Juli 2026, akan dilaksanakan Syarahan Adat bertema "Junjungan Adat, Junjungan Marwah Bengkalis: Sejarah, Warisan, dan Jati Diri Melayu".

Pada Selasa, 28 Juli 2026, LAMR menggelar Ziarah Kubur bertema "Menyongsong Hikmah dengan Ziarah Meraih Berkah" ke makam para tokoh dan leluhur Bengkalis, di antaranya H. Abdullah Nur bin H. Muhammad Nur, Encik Thohir Nontel bin Encik Nontel, H. Zahari bin H. Zainal Abidin, H. Sulaiman bin H. Sulung Zakarian, H. Zainuddin Muhammad Yusuf, serta H.M. Noer Yaman bin M. Nomel.

Kemudian pada Rabu, 29 Juli 2026, dilaksanakan prosesi Buka Lawang Kenduri Adat yang ditandai dengan penyembelihan kerbau di halaman belakang Gedung LAMR.

Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, melalui Kenduri Adat bertema "Menyulam Kasih Menekat Sayang, Menyemai Keberagaman" yang dipusatkan di Balai Tabal Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis.

Melalui rangkaian Sepekan Kenduri Adat tersebut, LAMR Kabupaten Bengkalis berharap semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta nilai-nilai adat Melayu terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam membangun Bengkalis yang berbudaya, harmonis, dan bermarwah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....