LAMR Usulkan Film Kolosal Sejarah Bengkalis untuk Edukasi Generasi Muda

  • 28 Jul 2026 10:00 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis mengusulkan pembuatan film kolosal yang mengangkat sejarah perjuangan masyarakat Bengkalis dalam mengusir penjajah Portugis. Gagasan tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan sejarah Hari Jadi Bengkalis kepada generasi muda sekaligus memperkuat identitas daerah.

Usulan tersebut mengemuka dalam Dialog Interaktif RRI Bengkalis yang membahas Kenduri Adat Sempena Hari Jadi Bengkalis ke-514. Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Abdul Fattaah, mengatakan selama ini masih banyak masyarakat yang belum memahami dasar penetapan usia Bengkalis yang telah mencapai 514 tahun.

Menurutnya, sejarah perjuangan masyarakat Bengkalis melawan Portugis merupakan peristiwa penting yang menjadi dasar penetapan Hari Jadi Bengkalis. Namun, sejarah tersebut perlu dikemas dalam bentuk yang lebih menarik agar mudah dipahami oleh masyarakat, terutama kalangan pelajar dan generasi muda.

"Kami ingin suatu saat nanti ada drama atau film kolosal yang menggambarkan perjuangan masyarakat Bengkalis mengusir Portugis. Dengan begitu masyarakat, terutama anak-anak muda, dapat memahami mengapa Bengkalis hari ini diperingati telah berusia 514 tahun," kata Datuk Abdul Fattaah, Selasa 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pembuatan film kolosal memang membutuhkan persiapan yang matang serta dukungan anggaran yang besar. Karena itu, LAMR berharap pemerintah daerah, komunitas seni, pelaku usaha, hingga para pemerhati sejarah dapat bersama-sama mewujudkan gagasan tersebut sebagai investasi budaya jangka panjang.

Selain film kolosal, LAMR juga mendorong berbagai bentuk edukasi sejarah melalui kegiatan budaya, syarahan adat, kunjung adat ke sekolah, hingga pemanfaatan media digital agar sejarah Bengkalis semakin dikenal masyarakat luas.

Sementara itu, Anggota Tim Pencari Fakta Hari Jadi Bengkalis, Haji Alam, menilai penyajian sejarah dalam bentuk film akan menjadi media pembelajaran yang lebih efektif dibandingkan hanya melalui buku atau seminar.

Menurutnya, kisah perjuangan masyarakat Bengkalis dalam membantu Kerajaan Johor mengusir Portugis di Selat Bengkalis merupakan sejarah yang layak diangkat menjadi tontonan edukatif.

"Kalau bisa dibuat film tentang perjuangan masyarakat Bengkalis melawan Portugis. Itu akan menjadi warisan sejarah bagi anak cucu kita, sehingga mereka tahu bagaimana perjuangan nenek moyang dahulu mempertahankan negeri ini," ujarnya.

Selain mengusulkan film kolosal, masyarakat juga berharap pemerintah daerah dapat membangun monumen atau penanda sejarah Hari Jadi Bengkalis yang dilengkapi informasi mengenai perjalanan sejarah daerah. Keberadaan monumen tersebut dinilai akan menjadi sarana edukasi sekaligus daya tarik wisata sejarah di Bengkalis.

LAMR Kabupaten Bengkalis berharap berbagai gagasan tersebut dapat diwujudkan secara bertahap melalui kolaborasi pemerintah daerah, budayawan, sejarawan, pelaku seni, serta masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai sejarah dan budaya Melayu tidak hanya diperingati setiap Hari Jadi Bengkalis, tetapi juga terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari identitas daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....