Gulai Daging Umbut Pisang, Kuliner Tradisional yang Sarat Cita Rasa

  • 09 Sep 2026 16:56 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kekayaan kuliner Nusantara tidak hanya terletak pada beragamnya bahan makanan, tetapi juga pada cara masyarakat mengolah bahan sederhana menjadi hidangan yang kaya rasa. Salah satunya adalah gulai daging umbut pisang, sajian tradisional yang memadukan daging sapi dengan umbut pisang dalam kuah santan berbumbu rempah.

Hidangan ini dikenal dalam tradisi kuliner masyarakat Melayu, termasuk di Sumatra dan kawasan utara Semenanjung Malaysia. Umbut pisang yang merupakan bagian dalam batang pisang muda memberikan tekstur khas pada gulai, sementara daging sapi menambah cita rasa gurih dan membuat sajian semakin mengenyangkan.

Kuah santannya yang kaya rempah menjadi daya tarik tersendiri. Aroma serai, lengkuas, jahe, kunyit, serta rempah empat sekawan seperti kayu manis, cengkih, bunga lawang, dan kapulaga berpadu menghasilkan gulai yang harum dan menggugah selera.

Umbut pisang merupakan bagian dalam batang pisang muda yang diambil sebelum tanaman menghasilkan buah. Bahan ini telah lama dimanfaatkan dalam berbagai masakan tradisional di sejumlah daerah di Indonesia.

Sebelum diolah, umbut pisang perlu dibersihkan dan dipotong sesuai kebutuhan. Sedikit garam dapat digunakan saat proses persiapan, kemudian umbut diremas perlahan dan dibilas hingga bersih. Cara ini membantu mengurangi getah sekaligus membuat umbut lebih siap dimasak.

Penggunaan umbut pisang juga memperlihatkan bagaimana masyarakat tradisional memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar. Dari bahan yang sederhana, tercipta hidangan dengan cita rasa yang khas dan menjadi bagian dari kekayaan kuliner daerah.

Dikutip dari Cookpad Untuk membuat gulai daging umbut pisang, beberapa bahan utama yang diperlukan antara lain:

  • 500 gram hingga 1 kilogram daging sapi atau tetelan.
  • 300–500 gram umbut pisang.
  • Santan dari 1–2 butir kelapa.
  • Bawang merah dan bawang putih.
  • Cabai sesuai selera.
  • Lengkuas, serai, jahe, dan kunyit.
  • Ketumbar.
  • Kayu manis, cengkih, bunga lawang, dan kapulaga.
  • Garam dan penyedap secukupnya.

Cara Mengolahnya

Daging sapi terlebih dahulu direbus hingga empuk. Potongan daging dapat disesuaikan dengan selera. Air rebusan juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari kuah gulai agar rasanya semakin gurih.

Selanjutnya, bumbu berupa bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit, dan ketumbar dihaluskan. Tumis bumbu bersama lengkuas, serai, serta rempah empat sekawan hingga harum dan matang.

Setelah bumbu matang, masukkan santan secara perlahan. Aduk terus agar santan tidak pecah dan masak hingga mendidih.

Kemudian, masukkan daging sapi yang telah direbus dan umbut pisang. Masak hingga umbut menjadi empuk dan bumbu meresap ke dalam daging maupun umbut.

Tambahkan garam dan penyedap secukupnya. Setelah matang, gulai daging umbut pisang siap disajikan selagi hangat bersama nasi putih.

Gulai daging umbut pisang bukan sekadar hidangan berkuah santan. Di dalamnya terdapat cerita tentang kebiasaan masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal dan mempertahankan resep yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Perpaduan daging yang empuk, umbut pisang yang khas, serta kuah santan berbumbu rempah menjadikan masakan ini layak menjadi salah satu pilihan untuk mengenalkan kekayaan kuliner tradisional Nusantara.

Di tengah semakin beragamnya kuliner modern, sajian seperti gulai daging umbut pisang menjadi pengingat bahwa bahan sederhana pun dapat menghasilkan hidangan istimewa ketika diolah dengan resep dan kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....