Tepung Gomak, Kue Tradisional Melayu yang Manis dan Legit
- 02 Sep 2026 13:07 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Tepung Gomak merupakan salah satu kue tradisional masyarakat Melayu yang hingga kini masih dikenal di sejumlah daerah, termasuk Pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Kue ini memiliki bentuk sederhana, tetapi cita rasanya khas dan proses pembuatannya menyimpan tradisi kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Nama Tepung Gomak berasal dari tampilannya yang menyerupai kue yang ditaburi atau dibedaki. Bagian luar kue dilapisi tepung kacang hijau yang telah dihaluskan sehingga menghasilkan tampilan dan tekstur yang khas.
Bahan utama Tepung Gomak adalah tepung ketan atau tepung pulut putih. Adonan tepung digunakan sebagai kulit yang membungkus isian berupa kelapa parut dan gula. Perpaduan tekstur kulit yang kenyal dengan isian manis dan gurih membuat kue ini cocok dinikmati sebagai teman minum teh.
Dikutip dari Disbud.kepri. Di tengah masyarakat, Tepung Gomak tidak hanya disajikan sebagai kudapan sehari-hari. Kue ini juga dapat ditemukan dalam berbagai kegiatan tradisi, seperti kenduri atau selamatan. Biasanya, Tepung Gomak disajikan sebagai makanan kecil sebelum atau sesudah menikmati hidangan utama.
Keberadaan Tepung Gomak juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Kue tradisional ini dapat dijadikan usaha rumahan dan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi warga yang memproduksinya.
Penggunaan bahan yang sederhana membuat Tepung Gomak relatif mudah dibuat. Tepung ketan, kelapa, gula merah, dan kacang hijau menjadi bahan utama yang menghasilkan perpaduan rasa dan tekstur khas.
Resep Tepung Gomak
Bahan kulit:
- 500 gram tepung ketan atau tepung pulut putih
- Pasta pandan secukupnya
- Air secukupnya
- Sejumput garam
Bahan isian atau inti:
- ½ butir kelapa parut, pilih kelapa yang tidak terlalu tua
- 250 gram gula merah, sisir halus
- 100 gram gula pasir
- Sejumput garam
- Sedikit air
Bahan pelapis:
- 500 gram kacang hijau
Cara Membuat
Membuat isian atau inti:
- Masukkan gula merah, gula pasir, dan sedikit air ke dalam wajan. Masak hingga gula larut.
- Tambahkan kelapa parut dan sejumput garam. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
- Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga air menyusut dan adonan menjadi kering serta dapat dibentuk.
- Angkat dan biarkan adonan inti hingga agak dingin.
- Setelah dingin, ambil secukupnya adonan inti, kemudian bentuk menjadi bulatan-bulatan kecil. Sisihkan.
Membuat tepung pelapis:
- Cuci kacang hijau hingga bersih, kemudian sangrai sampai matang dan aromanya harum.
- Biarkan kacang hijau hingga dingin, kemudian buang kulitnya.
- Tumbuk atau haluskan kacang hijau hingga menjadi tepung. Sisihkan untuk bahan pelapis.
Membuat kulit:
- Campurkan tepung ketan, pasta pandan, dan sejumput garam.
- Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan mudah dibentuk.
- Ambil sedikit adonan, kemudian bulatkan sebesar bola pingpong.
- Pipihkan adonan, beri isian di bagian tengah, lalu tutup dan bulatkan kembali hingga isian tertutup rapat.
Merebus dan melapisi:
- Didihkan air dalam panci.
- Masukkan adonan yang telah diisi satu per satu ke dalam air mendidih.
- Rebus hingga adonan mengapung di permukaan air. Kondisi tersebut menandakan kue telah matang.
- Angkat dan tiriskan. Biarkan beberapa saat hingga kue tidak terlalu panas.
- Gulingkan kue di atas tepung kacang hijau yang telah dihaluskan hingga seluruh permukaannya tertutup.
- Tekan perlahan hingga bentuk kue sedikit pipih.
- Tepung Gomak siap disajikan sebagai kudapan bersama teh atau minuman hangat lainnya.
Tepung Gomak menjadi salah satu contoh kekayaan kuliner Melayu yang tidak hanya menawarkan cita rasa, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan ekonomi masyarakat. Keberadaannya perlu terus dikenalkan agar kue tradisional ini tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....