Telok Ukan, Warisan Kuliner Palembang yang Hampir Punah

  • 20 Agt 2026 08:21 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO,ID,Bengkalis - Palembang, Sumatera Selatan, tidak hanya dikenal dengan pempek dan tekwan. Kota ini juga memiliki beragam kuliner tradisional yang unik dan sarat cerita. Salah satunya adalah Telok Ukan, olahan telur yang kini semakin jarang ditemukan.

Telok Ukan memiliki nama yang cukup unik. Dalam bahasa Palembang, "telok" berarti telur, sedangkan "ukan" berarti bukan. Meski demikian, bahan utama makanan ini tetap telur. Telok Ukan dapat dibuat menggunakan telur ayam maupun telur bebek, tetapi telur bebek lebih banyak diminati karena cita rasanya yang gurih.

Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Keunikan Telok Ukan terletak pada proses pembuatannya. Telur bebek tidak langsung dipecahkan seperti telur pada umumnya. Cangkang telur terlebih dahulu diberi lubang kecil untuk mengeluarkan isinya.

Isi telur kemudian dicampur dengan santan dan bumbu. Setelah tercampur rata, adonan tersebut dimasukkan kembali ke dalam cangkang telur. Telur selanjutnya dikukus hingga matang.

Proses tersebut membutuhkan ketelitian. Cangkang telur harus tetap utuh dan lubang yang dibuat tidak boleh terlalu besar. Adonan juga tidak boleh memenuhi cangkang karena akan mengembang saat dikukus dan berisiko membuat telur retak.

Resep Telok Ukan

Bahan:

  • 30 butir telur bebek
  • 2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh kapur sirih
  • 250 gram kelapa parut
  • Daun pandan secukupnya
  • Gabus secukupnya untuk menyumbat lubang telur

Cara membuat:

  1. Campurkan kelapa parut dan daun pandan, kemudian peras menggunakan air secukupnya. Ambil santan atau perasan pertama kelapa.
  2. Tambahkan garam dan kapur sirih ke dalam perasan kelapa. Aduk hingga rata, kemudian saring.
  3. Buat lubang kecil pada bagian ujung telur yang lancip. Gunakan jarum atau alat bersih untuk membuat titik awal, kemudian lebarkan perlahan hingga berdiameter sekitar 1 sentimeter.
  4. Keluarkan isi telur melalui lubang tersebut dan tampung dalam wadah. Lakukan dengan hati-hati agar cangkang tidak retak.
  5. Campurkan isi telur dengan perasan kelapa yang telah dibumbui. Aduk hingga rata, kemudian saring kembali.
  6. Masukkan adonan ke dalam cangkang telur menggunakan alat bantu yang bersih. Isi sekitar tiga perempat bagian cangkang dan jangan sampai penuh karena adonan akan mengembang saat dikukus.
  7. Tutup lubang telur menggunakan potongan gabus yang telah dibentuk sesuai ukuran lubang.
  8. Susun telur dalam panci kukusan dengan posisi lubang berada di atas.
  9. Kukus menggunakan api kecil. Setiap sekitar lima menit, buka tutup kukusan untuk mengurangi tekanan uap dan memeriksa kondisi telur agar cangkang tidak mudah retak.
  10. Kukus hingga Telok Ukan matang. Angkat dan sajikan.

Kuliner yang Semakin Sulit Ditemukan

Dahulu, Telok Ukan menjadi salah satu kuliner tradisional yang dikenal masyarakat Palembang. Namun, keberadaannya kini semakin sulit ditemukan. Makanan ini bahkan lebih sering muncul pada momen tertentu, salah satunya saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap bulan Agustus.

Minimnya penjual membuat Telok Ukan perlahan semakin jarang dikenal, termasuk oleh masyarakat Palembang sendiri. Kondisi tersebut membuat kuliner unik ini masuk dalam daftar makanan tradisional yang perlu terus diperkenalkan dan dilestarikan.

Telok Ukan bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang teknik pengolahan yang menjadi bagian dari warisan kuliner Palembang. Mengenalkan kembali makanan ini kepada generasi muda dapat menjadi salah satu cara agar kekayaan kuliner tradisional Sumatera Selatan tidak hilang ditelan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....