Gohu Ikan Ternate, Kuliner Segar Khas Maluku Utara yang Mendunia

  • 14 Mei 2026 13:01 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Ternate merupakan salah satu kota bersejarah di Provinsi Maluku Utara yang terletak di kaki Gunung Api Gamalama, Pulau Ternate. Kota ini dikenal luas sebagai salah satu pusat penghasil rempah dunia, terutama cengkih, yang sejak lama menjadi komoditas penting dalam perdagangan internasional. Pada masa lampau, Ternate juga menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Ternate yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-13.

Jejak sejarah kolonial masih dapat ditemukan di kota ini, salah satunya melalui benteng Fort Oranje yang dibangun pada tahun 1607 oleh Laksamana Cornelis Matelief de Jonge dari VOC. Benteng tersebut berdiri di atas lokasi bekas Benteng Melayu sebagai bagian dari upaya VOC dalam mendukung Kesultanan Ternate mengusir kekuatan Spanyol dari wilayah Maluku. Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Jalur Rempah, 2023.

Selain kaya sejarah, Ternate juga pernah menjadi ibu kota Provinsi Maluku Utara selama sekitar 11 tahun sebelum akhirnya dipindahkan ke Sofifi di Pulau Halmahera, yang merupakan pulau terbesar di provinsi tersebut.

Sebagai kota pesisir yang berhadapan langsung dengan Pulau Halmahera, Ternate memiliki kekayaan kuliner yang beragam. Berbagai hidangan khas daerah ini antara lain ketam kenari, ikan garu rica, babega, papeda, hingga gohu ikan.

Di antara ragam tersebut, gohu ikan menjadi salah satu kuliner yang paling populer. Hidangan ini kerap disebut sebagai “sashimi ala Ternate” karena menggunakan ikan segar tanpa proses pemasakan dengan api, melainkan disajikan dengan bumbu dan rempah segar.

Istilah gohu sendiri berasal dari kata “kohu” yang berarti mengunyah sesuatu dalam keadaan mentah. Hidangan ini diperkirakan telah berkembang sejak abad ke-14, ketika masyarakat nelayan Ternate mulai mengolah hasil tangkapan laut secara sederhana saat berada di laut dalam waktu lama.

Gohu ikan dibuat dari ikan segar seperti tuna atau cakalang yang dipotong kecil-kecil. Ikan kemudian diberi garam serta perasan lemon cui, yaitu jeruk khas Ternate yang memiliki aroma harum dan rasa asam segar.

Selanjutnya, ikan dicampur dengan irisan bawang merah, cabai rawit, serta daun kemangi yang dalam bahasa lokal disebut balakama. Perpaduan bahan ini menghasilkan aroma segar yang khas dan menggugah selera.

Setelah didiamkan beberapa saat agar bumbu meresap, minyak panas dari tumisan bawang dan cabai dituangkan ke dalam campuran ikan. Pada tahap akhir, taburan kacang kenari atau kacang tanah sangrai ditambahkan untuk memberikan tekstur gurih dan renyah.

Rasa gohu ikan dikenal unik, yakni perpaduan asam segar, gurih, sedikit manis, serta aroma rempah yang kuat. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai “gohu ikang”, dan penamaan ini dianggap penting karena kata “gohu” saja dapat merujuk pada hidangan lain di daerah berbeda.

Gohu ikan biasanya disantap bersama makanan pendamping seperti singkong rebus, sagu, pisang rebus, hingga keladi rebus. Dalam beberapa kesempatan, hidangan ini juga disajikan bersama kasbi, yaitu olahan singkong panggang tradisional yang dimasak menggunakan gerabah.

Selain sederhana dan mudah dibuat, gohu ikan juga dikenal memiliki nilai gizi tinggi. Ikan tuna dan cakalang sebagai bahan utama mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, membantu menjaga fungsi penglihatan, serta menurunkan risiko kolesterol.

Hingga kini, gohu ikan tidak hanya menjadi bagian dari kuliner sehari-hari masyarakat Ternate, tetapi juga menjadi daya tarik wisata kuliner yang memperkenalkan kekayaan rasa khas Maluku Utara.

Resep Gohu Ikan

Bahan:

  • 300 gram fillet ikan tuna segar
  • 3 sdm air jeruk lemon cui atau jeruk nipis
  • 1 sdt garam
  • 50 gram daun kemangi
  • 10 buah cabai rawit, iris kasar
  • 10 butir bawang merah, iris tipis
  • 2 sdm kacang kenari sangrai, tumbuk kasar
  • 5 sdm minyak goreng panas

Cara membuat:

  1. Cuci bersih ikan, lalu potong dadu kecil. Lumuri dengan garam dan air jeruk, kemudian diamkan sebentar.
  2. Campurkan daun kemangi, cabai rawit, bawang merah, dan kacang kenari dalam satu wadah.
  3. Masukkan ikan ke dalam campuran bumbu, aduk rata.
  4. Tuangkan minyak panas ke dalam campuran ikan, lalu aduk kembali hingga merata.
  5. Sajikan segera dalam keadaan segar.

Gohu ikan tidak hanya menghadirkan kesegaran cita rasa laut Ternate, tetapi juga menjadi cerminan kearifan lokal masyarakat yang mampu mengolah bahan sederhana menjadi hidangan khas bernilai budaya tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....