Cara Membuat Dodol Tradisional
- 17 Mar 2026 15:07 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Membuat dodol tradisional membutuhkan kesabaran karena proses pengadukan yang memakan waktu lama, biasanya sekitar 2 hingga 4 jam. Bahan dasarnya sangat sederhana, yaitu tepung ketan, santan, dan gula merah di kutip dari AI Google.
Bahan-Bahan Utama
Tepung Ketan Putih: 500 gram.
Santan Kental: 1.500 ml (dari kurang lebih 3-4 butir kelapa tua).
Gula Merah / Gula Aren: 500 gram (iris halus agar cepat larut).
Gula Pasir: 200 - 350 gram (sesuai selera tingkat kemanisan).
Garam: ½ sendok teh.
Daun Pandan: 2-3 lembar (ikat simpul untuk aroma).
Alat yang Dibutuhkan
Wajan Besar / Kuali: Gunakan kuali berbahan tebal (seperti aluminium atau besi) agar panas merata dan tidak mudah gosong.
Sodet Kayu: Gunakan pengaduk kayu yang kuat dan panjang.
Langkah-Langkah Pembuatan
Melarutkan Gula: Rebus santan bersama gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan. Masak hingga gula larut sempurna, lalu saring agar bersih dari kotoran sisa gula.
Mencampur Tepung: Campurkan tepung ketan dengan sedikit santan cair atau air hingga membentuk adonan yang halus dan tidak bergerindil.
Memasak Adonan: Masukkan campuran tepung ke dalam larutan gula dan santan di atas kuali. Masak dengan api kecil.
Proses Pengadukan: Aduk terus adonan tanpa henti. Pada awal memasak adonan masih cair, namun lama-kelamaan akan mengental dan menjadi berat.
Tahap Akhir: Terus aduk hingga dodol menjadi berminyak, berwarna cokelat gelap mengkilap, dan tidak lengket lagi di wajan maupun di tangan saat disentuh.
Pendinginan: Tuang dodol ke dalam nampan atau wadah yang sudah diolesi sedikit minyak. Biarkan hingga benar-benar dingin dan padat sebelum dipotong-potong dan dikemas.
Tips: Gunakan api kecil secara konsisten agar dodol matang merata dan tidak gosong di bagian bawah. Pengadukan sebaiknya dilakukan satu arah agar tekstur dodol kalis dan halus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....