Lima Cara Mencintai Rasulullah

  • 21 Agt 2026 20:57 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Mardhotillah, Desa Prapat Tunggal, Kecamatan Bengkalis, menjadi momentum bagi jamaah untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah melalui keteladanan dan pengamalan sunnah.

Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bengkalis, Eny Gustinawati, saat mengisi ceramah Maulid Nabi di Masjid Mardhotillah. Kegiatan mengangkat tema “5 Cara Mencintai Rasulullah SAW” dan berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, Jumat 21 Agustus 2026.

Eny menjelaskan, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan. Menurutnya, rasa cinta harus terlihat dari sikap dan perilaku seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, mari kita buktikan cinta itu dengan mengikuti sunnahnya, mengenal sejarah hidupnya, memperbanyak shalawat, meneladani akhlaknya, serta menjaga dan membela agama Islam,” pesan Eny kepada jamaah.

Dalam ceramahnya, Eny menyebut lima cara untuk menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Pertama, mengikuti sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, membaca dan memahami sejarah kehidupan Rasulullah, termasuk perjuangan, kesabaran, serta pengorbanan beliau dalam menyampaikan ajaran Islam.

Ketiga, memperbanyak membaca shalawat sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Keempat, meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat. Sedangkan yang kelima, menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Islam serta menyampaikannya dengan cara yang baik, santun dan penuh hikmah.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bengkalis, Ira Vandriyani, beserta pengurus, sejumlah pengurus PKK dan PP PAUD Kabupaten Bengkalis, Pj. Kepala Desa Prapat Tunggal Muhammad Dodi Islami, pengurus Masjid Mardhotillah, perangkat desa serta jamaah Majelis Taklim.

Sebelum ceramah, kegiatan diisi berbagai penampilan bernuansa Islami. Anak-anak dan remaja membawakan shalawat dan syair tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW, sementara ibu-ibu Majelis Taklim membacakan Al-Barzanji.

Rangkaian kegiatan juga diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta sambutan dari pemerintah desa dan Ketua GOW Kabupaten Bengkalis.

Usai salat Ashar, jamaah kemudian menikmati hidangan yang disiapkan panitia, seperti bubur lambuk, mie sagu, sambal ubi, aneka kue-mue dan minuman.

Selain kegiatan keagamaan, panitia turut menggelar bazar pakaian layak pakai. Hasil penjualan bazar tersebut akan disumbangkan untuk mendukung kebutuhan dan kemakmuran Masjid Mardhotillah.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, jamaah diharapkan tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga semakin memahami keteladanan beliau dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....