Pemkot Baubau Akan Bangun Kawasan Pertumbuhan Baru di Lakologou

  • 21 Jun 2025 03:24 WIB
  •  Baubau

KBRN, Baubau: Pemerintah Kota Baubau di bawah kepemimpinan Wali Kota Yusran Fahim dan Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu, tengah menyusun langkah strategis untuk membangun kawasan pertumbuhan baru di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna.

Gagasan ini terus digodok dengan sejumlah peninjauan lapangan oleh jajaran Pemerintah Kota Baubau bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas PUPR, Perindag, Perhubungan, dan Lingkungan Hidup. Peninjauan terakhir dilakukan, Rabu (19/06/2025).

Wakil Wali Kota Baubau mengungkapkan kawasan Lakologou menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan baru, mengingat terdapat berbagai fasilitas yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.

"Di Lakologou terdapat eks pasar dan terminal yang dulunya dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sultra, namun hingga kini belum difungsikan. Padahal dari arah kota, jalan by pass sudah terbangun, namun di ujungnya justru semrawut dan langsung terputus, sehingga fungsi konektivitas jalan tersebut tidak berjalan maksimal," ujar Wa Ode Hamsinah dalam keterangan pers usai senam bersama ASN lingkup Pemkot Baubau pada Jumat pagi (20/6/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan infrastruktur jalan di dalam wilayah Kampung Bungi juga perlu segera dibenahi agar bisa menjadi jalur alternatif penghubung antarwilayah, menggantikan jalan lama yang sempit dan berada di wilayah provinsi.

Pemerintah Kota saat ini tengah melakukan kajian menyeluruh bersama OPD terkait, termasuk berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, guna memaksimalkan fungsi pasar dan terminal di kawasan tersebut. Bahkan, Pemkot Baubau telah menyurati Pemerintah Provinsi Sultra untuk mengusulkan pengalihan pengelolaan terminal yang terbengkalai agar bisa dimanfaatkan secara efektif.

“Pasar itu memerlukan dukungan jalur transportasi yang memadai. Jika transportasinya tidak mendukung, maka pasar tidak akan berkembang. Terminal dulunya menopang aktivitas pasar, namun saat terminal baru dibangun dan tak difungsikan, pasar pun ikut mati,” jelasnya.

Wakil Wali Kota juga menegaskan rencana besar di Lakologou mencakup pembangunan konektivitas dari Kota Baubau menuju pelabuhan dan menyusuri jalur tebing hingga ke Terminal Warumusio. Selain itu, akan dibangun tugu, bundaran, serta ruang publik seperti di Pantai Kamali dan Kotamara untuk mendukung kegiatan rekreasi masyarakat dan UMKM.

“Pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Kawasan ini memiliki potensi sebagai pasar penyangga, terutama bagi pasar-pasar besar seperti Pasar Wameo,” tutupnya.

Dengan pengembangan kawasan Lakologou ini, Pemkot Baubau berharap mampu menciptakan sentra ekonomi baru yang tidak hanya menunjang pertumbuhan wilayah tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat secara luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....