Cegah Stunting, Kemenkes Tekankan Peran Ayah Siaga
- 30 Agt 2026 07:34 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun atau yang dikenal sebagai periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pada fase penting ini, keterlibatan seluruh anggota keluarga, termasuk ayah, menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Melansir kemkes.go.id pada Sabtu 29 Agustus 2026, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan pentingnya penerapan empat intervensi utama dalam periode 1.000 HPK sebagai bagian dari upaya mencegah stunting. Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dalam kegiatan di Kota Bogor, Jumat, 28 Agustus 2026.
Pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu. Peran ayah juga dibutuhkan melalui konsep “Ayah Siaga”, yakni keterlibatan aktif ayah dalam mendukung kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan.
Keterlibatan ayah dapat diwujudkan dengan mendampingi ibu selama kehamilan, memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, mendukung pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta ikut memperhatikan tumbuh kembang anak setelah lahir.
Empat intervensi pada periode 1.000 HPK menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting. Intervensi tersebut diarahkan untuk memastikan ibu dan anak memperoleh dukungan kesehatan dan gizi yang memadai pada masa paling menentukan dalam pertumbuhan anak.
Keluarga memiliki posisi strategis dalam memastikan berbagai upaya tersebut dapat berjalan secara konsisten. Karena itu, edukasi mengenai pencegahan stunting perlu menyasar seluruh anggota keluarga, bukan hanya ibu.
Konsep Ayah Siaga juga diharapkan dapat mendorong perubahan pola pikir bahwa pengasuhan dan pemenuhan kebutuhan kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama. Ayah memiliki peran dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung kesehatan ibu dan anak.
Pencegahan stunting sejak 1.000 HPK menjadi investasi penting bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, serta dukungan keluarga yang baik, anak diharapkan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Perkuat kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya untuk mempercepat pencegahan stunting. Peran ayah yang aktif dan siaga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....