Pemkot Baubau Terima 24 Dokter Program Internsip Tahun 2026
- 06 Jul 2026 13:29 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau menerima penugasan 24 peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan II Tahun 2026.
Para dokter tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, di Kantor Wali Kota Baubau, Senin 6 Juli 2026.
Penerimaan peserta PIDI turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darussalam, Direktur RSUD Kota Baubau dr. Kenangan, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Baubau Herlin, serta para pendamping dari masing-masing wahana penempatan.
Dalam arahannya, Wali Kota Baubau Yusran Fahim mengingatkan seluruh dokter internsip agar senantiasa menjaga disiplin, bekerja secara profesional, serta mematuhi seluruh aturan dan standar pelayanan yang berlaku di fasilitas kesehatan tempat mereka bertugas.
"Jadikan masa internsip ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengabdi, dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi kedokteran," pesan Yusran.
Orang nomor satu di Baubau ini berharap kehadiran 24 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia dapat semakin mengoptimalkan pelayanan kesehatan di Kota Baubau melalui dukungan tenaga medis yang profesional, kompeten, dan memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Herlin, menjelaskan Program Internsip Dokter Indonesia merupakan penempatan wajib sementara selama satu tahun bagi dokter lulusan baru. Selama menjalani program tersebut, para peserta akan mempraktikkan ilmu klinis secara mandiri di bawah bimbingan dokter pendamping pada fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut Herlin, program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dokter sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Keberadaan dokter internsip di berbagai fasilitas kesehatan diharapkan mampu meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat layanan kesehatan primer di puskesmas, serta membantu pelayanan klinis di rumah sakit, khususnya pada Unit Gawat Darurat (UGD) dan pelayanan rawat inap. Selain itu, para dokter juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan dan berbagai program nasional," jelasnya.
Herlin menambahkan, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK.02.02/F/1715/2026, sebanyak 24 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan II Tahun 2026 ditempatkan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Baubau.
Rinciannya, delapan dokter ditempatkan di RSUD Kota Baubau, masing-masing empat dokter di Puskesmas Wajo, Puskesmas Meo-Meo, RS Faga, dan Puskesmas Betoambari.
Dengan penempatan tersebut, Pemerintah Kota Baubau berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin berkualitas, merata, dan mampu menjawab kebutuhan layanan medis di seluruh fasilitas kesehatan yang menjadi lokasi penugasan para dokter internsip.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....