UMI Amal Senyuman Sasar Empat Kecamatan, Gratiskan Perawatan Gigi Warga Baubau
- 28 Jul 2026 12:37 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (FKG UMI) Makassar melalui program UMI Amal Senyuman (UAS) memberikan layanan pemeriksaan dan perawatan gigi gratis bagi masyarakat Kota Baubau, selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 28–30 Juli 2026.
Program bakti sosial yang digelar rutin dua tahun sekali tersebut memasuki pelaksanaan keempat, kali ini memilih Kota Baubau. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan gigi, scaling atau pembersihan karang gigi, pencabutan dan penambalan gigi, serta penyuluhan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Wakil Dekan III FKG UMI, Drg. Nurasisa Lestari, M. Kes., Sp. KGA di SDN 1 Baadia, Selasa, 28 Juli 2026, mengatakan program tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran sekaligus menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
"Kegiatan UAS tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga masyarakat umum. Pelayanan bagi anak sekolah dilaksanakan pada pagi hari, sementara masyarakat dewasa dapat memperoleh layanan mulai pukul 13.00 WITA," ujarnya.

Seluruh layanan diberikan secara gratis, termasuk alat dan bahan yang digunakan selama pelayanan. FKG UMI juga membawa perlengkapan serta tim dokter dari Makassar untuk memastikan pelayanan kesehatan gigi dapat diberikan secara optimal.
Tim yang diterjunkan melibatkan dokter dengan sejumlah kompetensi, termasuk spesialis bedah mulut, spesialis kesehatan gigi anak, konservasi gigi dan beberapa tenaga spesialis lainnya. Kehadiran tim tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan sekaligus edukasi kesehatan gigi yang lebih komprehensif kepada masyarakat.
Nurasisa mengatakan Baubau dipilih sebagai salah satu lokasi UMI Amal Senyuman karena memiliki karakter budaya dan masyarakat yang dinilai baik. Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman pendidikan mahasiswa FKG UMI untuk mengenal kehidupan masyarakat di luar Sulawesi Selatan.
“Kami datang ke sini selain untuk menyehatkan kesehatan gigi masyarakat, juga karena kami merupakan institusi pendidikan yang membawa mahasiswa. Kami ingin memperlihatkan bagaimana sebenarnya budaya masyarakat yang ada di luar Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurut Nurasisa, kondisi kesehatan gigi masyarakat Baubau secara umum sudah cukup baik, namun masih membutuhkan peningkatan. Karena itu, pelayanan UAS dirancang berpindah lokasi agar dapat menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah.
Selama tiga hari, pelayanan UAS menyasar empat kecamatan di Kota Baubau, yakni Kecamatan Kokalukuna, Bungi, Betoambari dan Murhum. Setiap hari tim menyiapkan satu titik layanan sebagai posko pelayanan bagi masyarakat.
Salah satu lokasi kegiatan adalah SDN 1 Baadia, dengan sasaran kegiatan sikat gigi massal dan pemeriksaan kesehatan gigi sebagai upaya membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak usia dini.
Kepala SDN 1 Baadia, Rusdin Puu, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Rusdin berharap kegiatan UMI Amal Senyuman dapat terus berlanjut dan cakupannya diperluas sehingga lebih banyak sekolah dan masyarakat di Kota Baubau memperoleh layanan kesehatan gigi secara gratis.
"Ahamdulillah bersama Dewan Guru dan orang tua siswa mereka terima dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini bukan hanya terselenggara tahun ini saja. Semoga di tahun-tahun berikutnya, UMI, dapat menjangkau lebih banyak sekolah," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....