Dinkes Baubau Waspadai Lonjakan Penyakit Tidak Menular
- 24 Okt 2025 17:11 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Dinas Kesehatan Kota Baubau menyoroti meningkatnya ancaman penyakit tidak menular (PTM) di tengah masyarakat, seiring dengan perubahan gaya hidup dan pola perilaku masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, dalam kegiatan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengelola Program PTM di salah satu hotel di Baubau, Jumat (24/10/2025).
Frederik menjelaskan, pembangunan kesehatan di Indonesia saat ini menghadapi kondisi yang disebut Triple Burden of Disease yaitu penyakit menular yang masih menjadi masalah, meningkatnya kasus penyakit tidak menular, serta munculnya penyakit-penyakit baru.
“Empat penyakit tidak menular utama yang paling banyak menyebabkan kematian adalah kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan kronis, dan diabetes. Empat kelompok penyakit ini menyumbang lebih dari 80 persen kematian dini akibat PTM,” jelas Frederik.
Menurutnya, perubahan ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku hidup, serta transisi sosial dan ekonomi. Karena itu, ia menilai perlu pendekatan komprehensif yang tidak hanya melibatkan sektor kesehatan, tetapi juga kerja sama lintas sektor.
“Pencegahan PTM harus melibatkan semua pihak dari instansi pemerintah, swasta, hingga masyarakat. Gaya hidup sehat harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.
Frederik juga mengungkapkan bahwa capaian program Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang PTM hingga September 2025 masih perlu ditingkatkan, terutama pada indikator skrining usia produktif dan pelayanan bagi penderita hipertensi yang masih di bawah target nasional.
Namun, ia menyampaikan kabar baik bahwa pelayanan untuk penderita diabetes melitus di Baubau telah mencapai 81,91 persen, melampaui target nasional.
“Kami berharap lewat kegiatan seperti ini, kesadaran masyarakat semakin tinggi untuk memeriksakan diri sejak dini. Deteksi awal adalah kunci pencegahan,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....