Sejumlah Prioritas Pemerintah untuk Memaksimalkan Potensi AI
- 29 Jan 2025 16:21 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Era kecerdasan buatan (AI) telah hadir. Kecerdasan buatan (AI) adalah teknologi yang memiliki kemampuan pemecahan masalah layaknya manusia. AI dalam tindakannya tampak seperti menirukan kecerdasan manusia—teknologi ini dapat mengenali gambar, menulis puisi, dan membuat prediksi berbasis data.
Melansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah telah menyusun 5 Prioritas Vertikal Utama Strategi Artificial Intelligence (AI) Nasional, untuk memaksimalkan potensi AI dalam berbagai sektor penting, yakni:
1. Layanan kesehatan
AI untuk mendukung upaya perluasan akses layanan dan peningkatan akurasi diagnosis. Teknologi ini memungkinkan pendeteksian dini penyakit serta efisiensi dalam manajemen rumah sakit.
2. Reformasi birokrasi
Dalam hal ini, beberapa lembaga pemerintahan telah melakukan pengolahan data berbasis AI untuk mengurangi waktu dan biaya operasional.
Pada 2025, pemerintah akan meluncurkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sebagai layanan terintegrasi lintas kementerian. Dengan demikian, tidak ada lagi tumpang tindih layanan berbasis digital yang dikelola instansi pusat maupun daerah.
3. Pendidikan talenta
Dirancang sesuai dengan kebutuhan individu. Penerapan metode pembelajaran mandiri dan penyediaan materi pelatihan di platform daring menghadirkan fleksibilitas akses bagi peserta pendidikan.
4. Pengembangan kota pintar
Pengembangan Smart City juga menjadi fokus. Kota pintar turut menjadi perhatian utama dengan integrasi data dan pengelolaan lalu lintas berbasis AI. Dengan bekerja sama dengan ITB melakukan pemeringkatan dan juga analisa terhadap kota-kota yang sudah menjalankan pelayanan berbasis digital.
5. Keamanan pangan.
Upaya mewujudkan keamanan pangan, teknologi kecerdasan buatan dibuat agar terjadi terjadi optimalisasi produktivitas pertanian tanaman pangan dan pengelolaan lahan pertanian. Pihak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, BUMN serta kelompok tani telah menggarap platform tersebut.
Teknologi berbasis AI dalam hal ini antara lain dimanfaatkan dalam pembuatan prakiraan cuaca dan iklim serta proyeksi rantai pasok makanan dan logistik.
Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini memang ditugaskan mempercepat transformasi digital sebagai langkah strategis untuk mengatasi ketimpangan digital dan mempercepat pertumbuhan ekonomi dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi pada 2034.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....