Pengukuhan PGRI Baubau, Pemkot Dorong Perkuat Kompetensi dan Perlindungan Guru

  • 03 Agt 2026 15:07 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan perlindungan terhadap guru guna menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital. PGRI juga diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, usai mengukuhkan pengurus cabang PGRI Kecamatan, Cabang Khusus PGRI SMA/SMK/SLB, Cabang Khusus PGRI Kementerian Agama, serta pembukaan Konferensi Kerja I PGRI Kota Baubau di Aula Palagimata, Senin, 3 Agustus 2026.

"Bismillahirrahmanirrahim. Dengan memohon rahmat dan ridha Allah Swt., pada hari ini saya mengukuhkan Saudara-saudara sebagai Pengurus Cabang PGRI Kecamatan dan Pengurus Cabang Khusus PGRI masa bakti 2025–2030 sesuai dengan Surat Keputusan yang telah ditetapkan," ungkap Hamsinah.

Hamsinah mengatakan guru tidak lagi hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter dan peradaban bangsa. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut guru terus meningkatkan kapasitas agar mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Keberadaan PGRI harus mampu menjadi rumah yang nyaman sekaligus wadah yang dinamis untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru agar adaptif terhadap teknologi,” ujarnya.

Selain meningkatkan kompetensi, PGRI juga diharapkan memperkuat solidaritas organisasi dan memberikan perlindungan kepada seluruh anggotanya. Organisasi profesi guru itu juga diminta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan pendidikan di tingkat lokal.

Wakil Wali Kota berpesan agar Konferensi Kerja I menghasilkan program yang realistis, terukur, dan menyentuh kebutuhan guru di lapangan. Program kerja yang disusun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu mendukung peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.

Foto Bersama Pengukuhan Pengurus Cabang/Cabang Khusus PGRI Baubau Masa Jabatan 2025-2030 di Aula Palagimata, Senin, 3 Agustus 2026 (Foto: RRI/Arul)

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Baubau, Asrin, mengajak seluruh pengurus yang baru dikukuhkan menjadikan momentum tersebut sebagai langkah memperkuat organisasi sekaligus memperjuangkan kepentingan seluruh guru tanpa membedakan jenjang pendidikan maupun instansi tempat bertugas.

“Hari ini kita bersama-sama membesarkan organisasi dan memperjuangkan hak-hak guru. Mari kita jadikan PGRI sebagai rumah bersama bagi seluruh guru,” katanya.

Menurut Asrin, profesi guru masih menghadapi berbagai tantangan sehingga PGRI harus hadir memberikan pendampingan dan perlindungan kepada anggotanya. Asrin menegaskan tidak boleh ada diskriminasi, intimidasi, maupun kriminalisasi terhadap guru dalam menjalankan tugas profesinya.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dikpora Baubau ini juga menambahkan, besarnya jumlah guru yang tergabung dalam PGRI Kota Baubau harus menjadi kekuatan organisasi untuk memperjuangkan kepentingan guru. Namun, kekuatan tersebut harus diiringi semangat persatuan dan solidaritas.

“Jangan hanya besar dalam jumlah, tetapi kita juga harus besar dalam semangat. Dengan persatuan, organisasi akan semakin kuat,” ujarnya

Pengukuhan dan Konferensi Kerja I PGRI Kota Baubau turut disaksikan perwakilan pengurus PGRI Provinsi Sultra, Kadis Dikpora Baubau dan Forkopimda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....