Gepeng Masih Beraktivitas di Jalan, Tim Terpadu Perkuat Pengawasan
- 20 Sep 2026 20:32 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota Baubau memperkuat penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis (Gepeng) melalui pembinaan serta pengawasan lintas sektor. Tim terpadu kembali turun ke sejumlah titik aktivitas jalanan di Kota Baubau untuk melakukan penjangkauan sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat yang masih beraktivitas di jalan, Jumat, 18 September 2026
Penjangkauan dimulai pukul 09.00 WITA dengan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya perempatan SMAN 2 Baubau, eks Kantor Dinas Sosial, perempatan SDN 3 Baubau, perempatan Toko Sukses, Pantai Kamali, Taman BRI, Taman Segi Tiga, hingga persimpangan Kantor Dinas Pariwisata.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Siti Amalia Abibu mengatakan kegiatan tersebut merupakan penjangkauan kedua yang dilakukan Tim Terpadu Penanggulangan Anak Jalanan dan Gelandangan.
“Ini adalah kali kedua kami, Tim Terpadu Penanggulangan Anak Jalanan dan Gelandangan, turun dalam rangka melakukan penjangkauan, pembinaan dan pengawasan. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis,” jelasnya.
Siti Amalia menegaskan, penanganan tidak semata-mata berorientasi pada penertiban, tetapi juga menjadi langkah preventif dan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi sosial masyarakat.
Bahkan, tim menemukan sejumlah pengemis dan gelandangan yang ditemui merupakan warga Baubau yang sebelumnya telah menerima bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan atau PKH.
“Beberapa pengemis dan gelandangan ternyata adalah warga kita yang sudah menerima bantuan, bansos, PKH maupun bantuan lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, temuan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor agar persoalan tidak hanya ditangani di jalan, tetapi juga ditelusuri dari kondisi sosial dan kebutuhan masing-masing warga.
Sementara itu, Kepala DP3AKB Kota Baubau, Abdul Rahman mengatakan keterlibatan banyak sektor diperlukan karena persoalan anak yang berada di jalanan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi.
“Pada kenyataannya masih saja ada anak-anak yang selalu dibawa untuk diikutsertakan dalam aktivitas mengemis dan menjadi gelandangan. Karena itu kami berkoordinasi dengan dinas terkait agar anak-anak tidak lagi berada di jalanan,” katanya.
Tim terpadu melibatkan DP3AKB, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Satpol PP, Bagian Kesra, tiga pemerintah kecamatan, UPTD PPA, TKSK, serta Pendamping PKH Kementerian Sosial RI.
Pemerintah Kota Baubau berharap penjangkauan tersebut dapat dilanjutkan dengan pendataan, asesmen, pembinaan, dan intervensi sesuai kebutuhan. Dengan demikian, penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis tidak berhenti pada kegiatan di lapangan, tetapi menyasar akar persoalan sosial yang melatarbelakanginya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....