Bombana Usulkan Program PJUTS ke Kementerian ESDM Pusat

  • 11 Jun 2026 09:04 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Bombana - Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperjuangkan peningkatan akses energi dan penerangan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pengajuan bantuan Program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Bupati Bombana, H. Burhanuddin, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Bombana, Asdar Darwis, melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Selasa 9 Juni 2026.

Kunjungan tersebut diterima langsung Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE, Harris, bersama jajaran pejabat dan staf Direktorat Jenderal EBTKE di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Bupati Bombana menyerahkan proposal bantuan PJUTS sekaligus menyampaikan sejumlah kebutuhan masyarakat di sektor energi dan kelistrikan.

Burhanuddin mengatakan kondisi fiskal daerah saat ini belum memungkinkan untuk membiayai sejumlah program strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemkab Bombana aktif menjemput dukungan dari pemerintah pusat.

"Kondisi fiskal daerah saat ini belum memungkinkan untuk membiayai beberapa program prioritas. Karena itu, kami datang langsung ke pusat untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat Bombana," ujarnya.

Menurutnya, program PJUTS sangat penting karena mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Selain itu, keberadaan penerangan jalan juga mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di berbagai wilayah.

"Kami tidak meminta anggaran dalam bentuk dana, tetapi membutuhkan program yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Burhanuddin.

Menanggapi usulan tersebut, pihak Direktorat Jenderal EBTKE menyatakan program yang diajukan Kabupaten Bombana sejalan dengan Asta Cita Presiden dan prioritas nasional di sektor energi.

Program tersebut dinilai mendukung peningkatan penyediaan energi, perluasan akses pelayanan energi, serta percepatan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Atas dasar kesesuaian tersebut, Direktorat Jenderal EBTKE memberikan respons positif dan menyatakan usulan Kabupaten Bombana akan dimasukkan dalam roadmap program tahun 2027.

Pada kesempatan yang sama, Burhanuddin juga menyampaikan kebutuhan peningkatan kapasitas kelistrikan di wilayah Kabaena yang saat ini masih terbatas.

Burhanuddin mengungkapkan kapasitas listrik di Kabaena baru sekitar 4 megawatt. Karena itu, Pemkab Bombana siap mendukung jika pemerintah pusat merencanakan pembangunan pembangkit energi terbarukan sebagai pengganti pembangkit berbahan bakar diesel.

"Kami siap menyiapkan lahan yang dibutuhkan apabila ada rencana pembangunan pembangkit energi terbarukan di wilayah Kabaena," ungkapnya.

Usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari jajaran Direktorat Jenderal EBTKE. Pemerintah Kabupaten Bombana diminta segera menyiapkan dokumen administrasi dan persyaratan teknis sesuai ketentuan yang berlaku.

Menutup pertemuan, Bupati Bombana menyampaikan apresiasi atas sambutan dan respons positif yang diberikan oleh Direktorat Jenderal EBTKE.

Burhanuddin berharap seluruh usulan yang telah disampaikan dapat direalisasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses energi dan penerangan yang lebih baik melalui sinergi dengan pemerintah pusat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....