FGD BPS Baubau 2026 Perkuat Kualitas Layanan Statistik

  • 12 Feb 2026 14:21 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui penyempurnaan standar layanan data statistik yang akurat, mutakhir, dan terpercaya. Upaya tersebut ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) Standar Pelayanan Publik yang digelar di Kantor BPS Baubau, Kamis, 12 Februari 2026.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari Diskominfo Baubau, Bapperinda, akademisi, Organisasi Kemasyarakatan, media massa, masyarakat, hingga mahasiswa sebagai pengguna utama data statistik.

Kepala BPS Kota Baubau, Towedy Marthinus Layico, menegaskan bahwa data berkualitas bukan hanya menjadi instrumen pembangunan, tetapi juga fondasi utama dalam pengambilan kebijakan yang efektif dan efisien.

“Data yang berkualitas tidak hanya menjadi alat dalam perencanaan pembangunan, tetapi merupakan dasar bagi pengambilan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, kami terus melakukan perbaikan standar pelayanan publik agar mampu menjawab kebutuhan para pengguna data,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di era digital saat ini, kebutuhan terhadap akses data yang cepat dan akurat semakin meningkat. Media, pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, hingga mahasiswa sangat bergantung pada statistik resmi untuk riset, penyusunan kebijakan, serta publikasi informasi pembangunan.

Kepala BPS Baubau, Towedy Marthinus Layico (tengah) Menyampaikan Urgensi Penyempurnaan Pelayanan Data Saat FGD Standar Pelayanan Publik di Kantor BPS Baubau, Kamis, 12 Februari 2026 (Foto: BPS Baubau/Makarumpa)

Sebagai bentuk inovasi pelayanan, BPS Baubau telah mengembangkan layanan digital melalui website resmi serta aplikasi berbasis Android yang tersedia di Playstore. Aplikasi tersebut memudahkan masyarakat dalam mengakses publikasi dan Berita Resmi Statistik secara langsung melalui gawai.

“Digitalisasi layanan menjadi fokus kami. Pemanfaatan teknologi informasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia terus kami dorong agar pelayanan semakin cepat dan mudah diakses,” kata Towedy.

Meski demikian, BPS Baubau mengakui masih terdapat berbagai tantangan dalam peningkatan pelayanan, baik dari aspek teknis, kebijakan, maupun sosialisasi kepada masyarakat. Melalui forum diskusi tersebut, pihaknya berharap memperoleh masukan konstruktif dari para peserta guna menyempurnakan standar pelayanan publik ke depan.

Towedy menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan berharap hasil FGD dapat memperkuat kualitas layanan statistik demi mendukung pembangunan daerah yang berbasis data. FGD ditutup dengan penandatangan berita acara penetapan standar pelayanan BPS Kota Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....