Korban Ungkap Detik-detik Pengeroyokan di Jalan Betoambari Baubau
- 24 Jun 2026 15:22 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Salah satu korban pengeroyokan yang terjadi di Jalan Betoambari, Kota Baubau, tepatnya di depan SMAN 2 Baubau, akhirnya mengungkap kronologi kejadian yang dialaminya pada Minggu dini hari 21 Juni 2026.
Korban inisial Y menuturkan, saat itu dirinya bersama seorang rekannya sedang berboncengan sepeda motor untuk membeli minuman. Namun di tengah perjalanan, mereka tiba-tiba didatangi sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor.
Menurut Y, salah seorang dari kelompok tersebut menarik dirinya dari arah belakang hingga terjatuh ke jalan. Setelah terjatuh, ia mengaku langsung menjadi sasaran kekerasan.
“Setelah ditarik saya diinjak lagi pakai motor. Setelah berdiri, saya dikeroyok lagi termasuk teman saya. Mereka banyak, sekitar 20 orang. Saya juga tidak kenal mereka sama sekali,” ungkap Y.
Dalam kondisi panik, Y sempat melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Namun saat melihat rekannya masih menjadi sasaran pengeroyokan, ia memutuskan kembali untuk memberikan pertolongan. Nahas, ia justru kembali menjadi korban penganiayaan.
“Saya diseret, tidak dibiarkan berdiri,” katanya.
Akibat peristiwa tersebut, Y mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Selain itu, telepon genggam miliknya juga dilaporkan hilang saat aksi pengeroyokan berlangsung.
Sementara itu, Polres Baubau terus mendalami kasus pengeroyokan yang sempat viral di media sosial tersebut. Hingga kini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan menahan dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan itu.

Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, mengatakan proses penyelidikan masih terus berjalan dan polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat.
“Kasus ini sedang dalam penyelidikan Reskrim dan sementara sudah ditahan dua orang. Polisi masih mencari tersangka lainnya yang ikut terlibat,” ujar Iptu Rino Asnan, Rabu 24 Juni 2026.
Polres Baubau memastikan akan mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak seluruh pihak yang terbukti terlibat. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti tambahan serta melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Polisi pun mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....