Polres Baubau Klarifikasi, Korban Dikeroyok Salah Sasaran Tak Terlibat Miras

  • 24 Jun 2026 15:07 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Polres Baubau memberikan klarifikasi terkait video pengeroyokan pemuda yang viral di media sosial dan disebut terjadi pada Minggu 21 Juni 2026 di kawasan depan SMAN 2 Baubau. Polisi menegaskan korban dalam peristiwa tersebut merupakan korban salah sasaran dan tidak memiliki hubungan dengan para pelaku penganiayaan.

Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, menjelaskan informasi sebelumnya yang menyebut korban terlibat pesta minuman keras tidak sesuai dengan fakta hasil penyelidikan.

Menurutnya, korban saat itu hanya hendak membeli makanan. Namun, saat melintas di Jalan Betoambari, tepatnya di depan SMPN 4 Baubau, korban tiba-tiba dihadang dan dianiaya oleh sejumlah pemuda yang tidak dikenalnya.

“Keadaan sebenarnya, korban pergi membeli makanan. Namun di tengah perjalanan, tepatnya di lokasi kejadian di Jalan Betoambari, korban dihadang sejumlah pemuda dan terjadilah penganiayaan,” ujar Iptu Rino Asnan, Rabu 24 Juni 2026.

Kasi Humas menegaskan korban tidak berada dalam pengaruh minuman beralkohol sebagaimana pernyataan sebelumnya. Korban juga tidak memiliki keterkaitan dengan aktivitas konsumsi minuman keras yang disebut berlangsung di kawasan Sekar Alam, Kecamatan Batupoaro.

“Korban tidak terlibat dalam konsumsi minuman keras di kawasan Sekar Alam, Kecamatan Batupoaro. Korban ini murni salah sasaran dan tidak terkait peristiwa sebelumnya yang terjadi dalam pesta miras di Gedung Sekar Alam,” jelasnya.

Sementara itu, Polres Baubau masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh kasus penganiayaan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan polisi juga telah mengamankan tiga orang tersangka yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan.

Pihak kepolisian memastikan akan bekerja maksimal untuk menuntaskan kasus tersebut dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

“Kami atas nama Polres Baubau meminta maaf atas pernyataan kami sebelumnya terkait pemberitaan yang menyebut bentrok kelompok pemuda di Baubau dipicu miras dan dendam. Faktanya, korban yang terlihat dalam video tersebut adalah korban salah sasaran,” pungkas Iptu Rino.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....