IPK Sultra Perkuat Edukasi dan Layanan Kesehatan Mental

  • 07 Sep 2026 19:24 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Sulawesi Tenggara terus memperkuat peran psikolog klinis dalam meningkatkan kesadaran dan pelayanan kesehatan mental masyarakat. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui rangkaian kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) IPK Indonesia Wilayah Sulawesi Tenggara Tahun 2026.

Muswil yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 5 September 2026, mengangkat tema “Mepokoaso, Poka Dulu, Poromu”, yang berarti bersatu, saling membantu, dan berkumpul bersama di Bumi Anoa.

Sebelum pelaksanaan Muswil, IPK Indonesia Wilayah Sulawesi Tenggara juga menggelar kegiatan ilmiah Pra-Muswil berupa webinar bertajuk “Love Shouldn’t Hurt: Toxic Relationship & Krisis Kesehatan Mental pada Generasi Z” pada 28 Agustus 2026.

Webinar yang menghadirkan Yuliastri Ambar P, M.Psi., Psikolog, tersebut diikuti 77 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya IPK Sultra memperluas edukasi mengenai kesehatan mental, khususnya terkait tantangan psikologis yang dihadapi generasi muda.

Selain kegiatan edukasi, kepengurusan IPK Indonesia Wilayah Sulawesi Tenggara periode 2022-2026 juga mencatat sejumlah program pengabdian masyarakat. Program tersebut mencakup konseling gratis, psikoedukasi kesehatan mental, kelas kesehatan mental, hingga keterlibatan psikolog klinis dalam berbagai kegiatan di lingkungan Universitas Halu Oleo.

IPK Sultra juga telah membangun kerja sama melalui nota kesepahaman dengan Jurusan Psikologi FKIP UHO dan UPA Bimbingan dan Konseling UHO. Kerja sama tersebut meliputi pertukaran tenaga ahli, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta penyelenggaraan seminar, workshop, konferensi, dan kegiatan lainnya.

Ketua IPK Indonesia Wilayah Sulawesi Tenggara periode 2022-2026, Evelyn Ridha Manulu, M.Psi., Psikolog, mengatakan organisasi profesi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan profesionalisme psikolog klinis.

Regenerasi kepemimpinan dalam Muswil kemudian menetapkan Astri Yunita, M.Psi., Psikolog, sebagai Ketua IPK Indonesia Wilayah Sulawesi Tenggara periode 2026-2030.

Kepengurusan baru diharapkan dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperluas kolaborasi dalam pelayanan kesehatan jiwa. Kolaborasi antara psikolog klinis, pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, perguruan tinggi, dan berbagai mitra dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Melalui semangat “Mepokoaso, Poka Dulu, Poromu”, IPK Indonesia Wilayah Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus bersatu, saling mendukung, dan memperkuat peran psikolog klinis dalam memberikan layanan kesehatan jiwa yang profesional dan dapat diakses masyarakat di Sulawesi Tenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....