Kemenkum Sultra Edukasi Pelajar Melalui Game Bertema Hukum
- 16 Jun 2026 08:44 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Kendari - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara terus mendorong peningkatan kesadaran hukum di kalangan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan edukasi hukum kepada pelajar melalui permainan edukatif bertema hukum, Minggu 14 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dirancang dengan metode pembelajaran interaktif yang memungkinkan pelajar memahami hukum secara lebih mudah dan menyenangkan. Para peserta dikenalkan pada berbagai aturan hukum, hak dan kewajiban warga negara, serta pentingnya menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Berbeda dengan penyuluhan konvensional, materi hukum disampaikan melalui berbagai permainan dan kuis edukatif. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi peserta sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai hukum.
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Candrafriandi Achmad, mengatakan edukasi hukum sejak usia muda merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang sadar dan patuh terhadap hukum.
“Pengenalan hukum tidak harus dilakukan dengan cara yang kaku. Melalui permainan edukatif, para pelajar lebih mudah memahami nilai-nilai hukum dan pentingnya mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para pelajar terlihat antusias mengikuti setiap sesi permainan dan kuis. Selain menambah wawasan, kegiatan tersebut juga melatih peserta berpikir kritis dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan hukum dan kehidupan bermasyarakat.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, Topan Sopuan, menegaskan bahwa pembinaan hukum kepada generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun budaya hukum di tengah masyarakat.
Menurutnya, kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang memahami hukum, menghormati aturan, serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan berkeadilan.
“Dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, diharapkan para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang memahami hukum, menghormati aturan, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan berkeadilan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....