Menjaga Hati dan Akhlak di Era Digital, Tantangan Muslim Masa Kini

  • 10 Jun 2026 06:10 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk umat Muslim. Kemudahan akses informasi, media sosial, dan komunikasi instan di satu sisi memberikan manfaat, namun di sisi lain menghadirkan tantangan serius dalam menjaga hati dan akhlak.

Melansir Baznas.go.id pada Selasa 9 Juni 2026, setiap individu dihadapkan pada arus informasi yang begitu cepat dan tidak terbatas. Konten yang beredar tidak semuanya membawa nilai positif, bahkan tak jarang mengandung ujaran kebencian, hoaks, hingga hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Kondisi ini menuntut umat Muslim untuk lebih selektif dan bijak dalam menyaring informasi.

Selain itu, penggunaan media sosial juga berpotensi memengaruhi sikap dan perilaku. Fenomena pamer kehidupan (flexing), perdebatan yang tidak sehat, hingga kecanduan gawai dapat mengikis nilai kesederhanaan, kesabaran, dan empati. Tanpa disadari, hal ini dapat berdampak pada kebersihan hati dan kualitas akhlak seseorang.

Dalam perspektif Islam, menjaga hati merupakan hal yang sangat penting, karena hati menjadi pusat dari segala perbuatan. Ketika hati terjaga, maka perilaku pun akan mencerminkan kebaikan. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperkuat iman, memperbanyak dzikir, serta menjaga lisan dan jari dari hal-hal yang tidak bermanfaat, termasuk dalam aktivitas digital.

Para ulama juga mengingatkan pentingnya adab dalam bermedia sosial, seperti tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, menghindari ghibah, serta menjaga sopan santun dalam berkomentar. Prinsip tabayyun atau verifikasi informasi menjadi kunci utama agar tidak terjerumus dalam penyebaran berita yang menyesatkan.

Di tengah tantangan tersebut, era digital sejatinya juga membuka peluang besar untuk berdakwah dan menyebarkan kebaikan. Banyak konten edukatif dan inspiratif yang dapat menjadi sarana memperkuat keimanan serta membangun akhlak mulia jika dimanfaatkan dengan bijak.

Dengan demikian, menjaga hati dan akhlak di era digital menjadi tanggung jawab setiap Muslim. Diperlukan kesadaran, kedisiplinan, dan kontrol diri agar teknologi yang ada tidak justru menjauhkan dari nilai-nilai kebaikan, melainkan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....