Baubau Hidupkan Kembali Tradisi Bahari lewat Lomba Koli-koli dan Perahu Hias

  • 06 Okt 2026 20:36 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Tradisi bahari masyarakat pesisir kembali dihidupkan dalam rangkaian Hari Jadi Kota Baubau ke-485 dan HUT ke-25 sebagai daerah otonom. Dinas Perikanan Kota Baubau menyiapkan Lomba Dayung Koli-koli dan Perahu Hias yang akan digelar 12 Oktober 2026 di kawasan Kotamara.

Kepala Dinas Perikanan Kota Baubau, Yulia Widiarti, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya masyarakat nelayan.

Menurutnya, perahu tradisional merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Baubau sejak dahulu, terutama bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian sebagai nelayan.

“Ini juga merupakan salah satu pelestarian budaya, karena kita tahu daerah kita dari dulu sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan dan banyak menggunakan perahu-perahu tradisional untuk mencari ikan,” kata Yulia, Selasa, 6 Oktober 2026.

Pendaftaran peserta masih dibuka hingga 7 Oktober dan dapat diperpanjang sampai 9 Oktober. Hingga Selasa, sekitar tujuh peserta telah mendaftar, sementara panitia masih mendorong masyarkat lainnya untuk ikut ambil bagian.

Untuk Lomba Dayung Koli-koli, peserta tidak hanya dikhususkan dari kalangan nelayan. Panitia menyiapkan perahu yang digunakan dalam perlombaan sehingga peserta cukup membawa tenaga dan kemampuan mendayung.

"Jarak lombanya sekitar 100-200 meter saja," imbuhnya.

Lokasi perlombaan juga telah disesuaikan dengan aspek keselamatan. Panitia memilih perairan depan Kotamara di sekitar kawasan Patung Oputa Yi Koo karena dinilai lebih aman dan memiliki ruang yang cukup dibandingkan lokasi yang sebelumnya direncanakan di sungai Baubau.

Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp18 juta. Sebanyak Rp8 juta dialokasikan untuk Lomba Dayung Koli-koli dan Rp10 juta untuk Lomba Perahu Hias.

"Untuk lomba dayung Koli-koli, juara I itu Rp2.500.000., juara II Rp2.000.000., juara III Rp1.250.000. Untuk lomba perahu hias, Juara I Rp.4.000.000, juara II Rp.2.250.000 dan juara III Rp. 1.500.000 dan seterusnya ke bawah," jelasnya.

Dinas Perikanan juga akan berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL, Polairud, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan BPBD untuk mendukung pengamanan kegiatan, termasuk mengantisipasi kondisi cuaca.

Yulia berharap semakin banyak nelayan dan masyarakat yang berpartisipasi sehingga lomba tidak hanya memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga identitas budaya bahari Kota Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....