Petani Baubau Kini Bisa Dapat Asuransi Pertanian Disubsidi Pemerintah
- 17 Sep 2026 11:10 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Petani di Kota Baubau kini mendapat kesempatan mengikuti program Asuransi dengan premi yang disubsidi pemerintah melalui program Kementrian Pertanian. Petani cukup membayar sekitar Rp36.000 per hektare setiap musim tanam dari premi normal sekitar Rp180.000.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Ibnu Wahid mengatakan, program tersebut menjadi langkah perlindungan petani terhadap risiko gagal panen akibat bencana maupun serangan hama.
Menurut Wahid, perlindungan asuransi tidak hanya berkaitan dengan kekeringan, tetapi juga berbagai risiko yang dapat menyebabkan tanaman gagal panen. Tanaman petani yang mengalami kerusakan sesuai ketentuan program dapat memperoleh klaim sekitar Rp6 juta per hektare.
“Petani hanya membayar Rp36.000 untuk satu hektare setiap masa tanam, sisanya disubsidi pemerintah,”kata Ibnu Wahid, Rabu 16 September 2026.
Kepala Dipertan Baubau ini mengatakan, risiko gagal panen akibat serangan hama juga pernah dialami petani Baubau pada masa tanam ketiga atau MT3 awal 2026. Saat itu, sekitar 18 hektare tanaman padi petani rusak akibat serangan hama tikus sehingga harus dilakukan penanaman kembali dengan dukungan bantuan dari pemerintah provinsi.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau saat ini mulai mendata petani yang berminat mengikuti program tersebut. Wahid menyebutkan, jumlah kelompok tani di Baubau mencapai ratusan kelompok dengan rata-rata sekitar 20 anggota per kelompok.
Wahid menambahkan, kepesertaan asuransi dihitung berdasarkan jumlah petani dan luas lahan. Jumlah petani yang dapat mengikuti program tersebut akan diketahui setelah proses pendataan selesai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....