Hingga September, Bulog Baubau Serap 900 Ton Gabah, Lampaui Target
- 21 Sep 2026 10:51 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Perum Bulog Cabang Baubau telah menyerap sekitar 900 ton gabah hingga September 2026. Jumlah tersebut telah melampaui target penyerapan gabah sepanjang tahun yang ditetapkan sebanyak 300 ton.
Asisten Manager Pengadaan dan Operasi Bulog Cabang Baubau, Arif Hidayat mengatakan, penyerapan tersebut setara sekitar 450 ton beras. Dalam penyerapan tersebut, Bulog membeli gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan yang berlaku.
“Target kami Januari sampai Desember 300 ton gabah, sementara sampai saat ini sudah terealisasi 900 ton gabah atau sekitar 450 ton beras,"kata Arif, Senin 21 September 2026.
Arif mengatakan, capaian penyerapan gabah didorong pendekatan langsung Bulog kepada penggilingan dan petani di wilayah Kota Baubau dan Kabupaten Buton.
Bulog Cabang Baubau masih akan melanjutkan penyerapan gabah karena petani diperkirakan kembali memasuki masa panen pada Oktober. Koordinasi juga dilakukan bersama penyuluh pertanian lapangan untuk memastikan kesiapan penyerapan pada musim panen berikutnya.
Sementara itu Arif mengatakan, penyerapan jagung masih berada jauh di bawah target yang ditetapkan sebanyak 600 ton. Hingga September 2026, realisasi penyerapan baru mencapai sekitar 23 ton, dengan sekitar 22 ton di antaranya berasal dari Buton.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi masih terbatasnya petani yang menanam jagung serta kekhawatiran mengenai kepastian penyerapan hasil panen.
“Karena banyak yang belum tahu setelah menanam jagung siapa yang akan menyerap hasilnya. Makanya kami melakukan sosialisasi agar petani lebih giat lagi menanam,”kata Arif.
Arif mengatakan, penyerapan jagung petani mempertimbangkan kualitas karena menerapkan standar kadar air maksimal 14 persen. Jagung dengan kadar air 14 persen dapat dibeli Rp6.400 per kilogram, sedangkan kadar air di atas 14 persen dihargai Rp5.500 per kilogram.
Bulog Baubau optimis dapat mengejar target penyerapan jagung melalui kerja sama dengan Polri. Dukungan tersebut dilakukan dengan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendorong program penanaman jagung dengan target satu hektare setiap desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....