Solusi Pakan Ternak, Dipertan Baubau Salurkan 2 Ton Bibit Jagung

  • 01 Sep 2026 11:34 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertan) Kota Baubau menyalurkan bantuan bibit jagung varietas hibrida sebanyak 2.040 kilogram kepada 13 kelompok tani (Poktan).

Bantuan bersumber dari Provinsi ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan jagung pakan ternak sekaligus mendorong peningkatan produksi tanaman pangan di daerah.

Bantuan bibit jagung tersebut disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sorawolio dan Kecamatan Bungi. Penyaluran dilakukan sejak akhir Agustus 2026 dan disesuaikan dengan luas lahan masing-masing kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Ibnu Wahid, mengatakan bantuan diberikan kepada kelompok tani yang telah memiliki Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) serta sebelumnya telah mengusulkan bantuan kepada pemerintah daerah.

“Semua kelompok tani yang ada lahannya kami berikan bantuan bibit jagung. Sumber bantuannya dari provinsi. Seluruh bantuan tersebut akan disebar di lahan seluas 150 hektare,” kata Ibnu.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak sekadar ditujukan untuk meningkatkan luas tanam jagung, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan jagung pakan ternak di Kota Baubau.

Ibnu menjelaskan, jagung varietas hibrida yang disalurkan tersebut diperuntukkan khusus sebagai bahan pakan ternak. Dengan meningkatnya produksi jagung pakan secara lokal, kebutuhan pakan di Baubau diharapkan dapat dipenuhi dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kita harapkan ke depan bantuan ini menjadi titik awal untuk di Kota Baubau. Karena tahun sebelumnya tidak sampai 50 hektare penanaman jagung, dan alhamdulillah tahun ini bisa meningkat hingga tiga kali lipat. Dan Petani menyadari pentingnya benih jagung untuk pakan ternak,” ujarnya.

Peningkatan luas lahan tersebut menjadi salah satu indikator berkembangnya budidaya jagung di Baubau. Dari sebelumnya kurang dari 50 hektare, tahun ini penanaman ditargetkan mencapai sekitar 150 hektare.

Ibnu menambahkan, setiap kelompok tani penerima bantuan umumnya memiliki sedikitnya 20 anggota. Penyaluran bibit dilakukan berdasarkan kondisi dan luasan lahan yang dimiliki masing-masing kelompok.

“Saat ini sedang berlangsung distribusi bibit dari ketua kelompok tani kepada anggotanya,” pungkasnya.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain meningkatkan produksi jagung, program ini diharapkan mampu memperkuat ketersediaan bahan baku pakan ternak lokal dan pada akhirnya membantu menekan biaya pakan bagi peternak di Kota Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....