Pemkab Buton Siapkan Matanauwe Jadi Kawasan Pertanian Produktif
- 31 Agt 2026 05:09 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton - Pemerintah Kabupaten Buton mulai memperkuat kawasan pertanian Matanauwe, Kecamatan Siotapina, dengan membangun dukungan dari sisi produksi, ketersediaan air hingga akses menuju lahan pertanian.
Langkah tersebut ditandai dengan bantuan 11 ton bibit padi unggul, pembangunan empat titik irigasi perpipaan dan satu unit embung. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan jalan tani menuju kawasan Wakosu untuk memperluas akses dan mendukung aktivitas petani.
Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra mengatakan pengembangan kawasan pertanian Matanauwe dan Wakosu akan terus didorong. Pemerintah daerah akan mengarahkan dukungan pada infrastruktur yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mempermudah akses masyarakat.
Berdasarkan kajian pemerintah, kawasan sekitar Wakosu memiliki potensi pertanian yang baik. Potensi tersebut, kata Alvin, perlu ditopang dengan infrastruktur agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Kami akan berupaya dan bekerja keras memberikan kesejahteraan di seluruh Kabupaten Buton, termasuk Matanauwe dan Siotapina,” tegas Bupati saat menghadiri p𝖾𝗌𝗍𝖺 p𝖺𝗇𝖾𝗇 𝖬𝖺𝗍𝖺𝗇𝖺𝗎𝗐𝖾 𝖯𝗈𝗄𝗈𝗆𝖾𝗄𝗈𝖺 𝗒𝖺𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗀𝖾𝗅𝖺𝗋 𝖽𝗂 𝖫𝖺𝗉𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖣𝖾𝗌𝖺 𝖬𝖺𝗍𝖺𝗇𝖺𝗎𝗐𝖾, 𝖲𝖺𝖻𝗍𝗎 𝗌𝗂𝖺𝗇𝗀, 𝟤𝟫 𝖠𝗀𝗎𝗌𝗍𝗎𝗌 𝟤𝟢𝟤𝟨.
Salah satu kebutuhan yang kini menjadi perhatian adalah pembangunan jalan tani menuju Wakosu. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar akses petani menuju lahan sekaligus memudahkan pengangkutan hasil produksi.
“Sekarang tinggal jalan tani ke Wakosu. Selain pakai APBD, akan kami minta bantuan pusat atau CSR. Kami akan terus mencari solusi,” ujarnya.
Pemkab Buton memastikan dukungan terhadap sektor pertanian tidak berhenti pada bantuan bibit dan pengairan. Kolaborasi dengan pemerintah pusat dan pihak swasta melalui program CSR juga akan diupayakan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur.
Penguatan dari hulu hingga hilir tersebut diharapkan mampu menjadikan Matanauwe dan kawasan Wakosu sebagai salah satu sentra pertanian yang semakin produktif dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Desa Matanauwe, La Dangka, mengatakan dukungan pemerintah telah memberikan perubahan terhadap hasil produksi pertanian masyarakat yang sebelumnya cenderung menurun.
“Setiap tahun rata-rata hasil yang kami dapatkan agak berkurang. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan yang Bupati berikan dari pertanian dan PU, apa yang kami tanam terdapat perubahan hasil,” kata La Dangka.
Menurutnya, dari 11 ton bibit padi unggul yang diberikan, hasil panen kali ini bahkan mampu melampaui jumlah tersebut. “Bibit padi unggulan 11 ton. Alhamdulillah, yang kami dapat lebih dari 11 ton,” ujarnya.
Ketersediaan air juga menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas lahan. Karena itu, pembangunan irigasi perpipaan dan embung dinilai membantu petani menjaga pasokan air untuk tanaman.
Ketua Panitia Pesta Panen Matanauwe Pokomekoa, La Mato, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, bantuan pemerintah sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas pertanian.
“Alhamdulillah, kami bersyukur panen dengan cuaca, lahan subur dan air. Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan. Sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....