Bantuan Pemkab Buton Dongkrak Hasil Panen Matanauwe
- 30 Agt 2026 16:10 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton - Dukungan Pemerintah Kabupaten Buton berupa bibit padi unggul dan infrastruktur pengairan mulai menunjukkan dampak terhadap peningkatan hasil panen petani di Desa Matanauwe, Kecamatan Siotapina.
Dari bantuan 11 ton bibit padi unggul, hasil panen petani bahkan disebut melampaui jumlah bibit yang ditanam. Capaian tersebut terungkap dalam Pesta Panen Matanauwe Pokomekoa di Lapangan Desa Matanauwe, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Kepala Desa Matanauwe, La Dangka, mengatakan produksi pertanian masyarakat dalam beberapa tahun terakhir cenderung menurun. Kondisi itu mulai berubah setelah pemerintah memberikan dukungan di sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur pengairan.
“Setiap tahun rata-rata hasil yang kami dapatkan agak berkurang. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan yang Bupati berikan dari pertanian dan PU, apa yang kami tanam terdapat perubahan hasil,” kata La Dangka.
Dangka menyebut, bantuan 11 ton bibit padi unggul memberikan hasil panen yang lebih besar dari jumlah bibit yang diterima masyarakat. “Bibit padi unggulan 11 ton. Alhamdulillah, yang kami dapat lebih dari 11 ton,” ujarnya.
Selain bibit, pemerintah juga membangun empat titik irigasi perpipaan dan satu unit embung. Infrastruktur tersebut membantu menjaga ketersediaan air sehingga petani dapat mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.
Ketua Panitia Pesta Panen Matanauwe Pokomekoa, La Mato, mengapresiasi dukungan pemerintah yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Alhamdulillah, kami bersyukur panen dengan cuaca, lahan subur dan air. Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan. Sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kawasan Matanauwe dan Wakosu memiliki potensi pertanian yang perlu diperkuat dengan dukungan infrastruktur dan program berkelanjutan.
“Kami akan berupaya dan bekerja keras memberikan kesejahteraan di seluruh Kabupaten Buton, termasuk Matanauwe dan Siotapina,” tegas Alvin.
Pemerintah daerah selanjutnya akan mendorong pembangunan jalan tani menuju kawasan Wakosu. Akses tersebut dinilai penting untuk mempermudah mobilitas petani sekaligus mendukung pengangkutan hasil pertanian.
“Sekarang tinggal jalan tani ke Wakosu. Selain pakai APBD, akan kami minta bantuan pusat atau CSR. Kami akan terus mencari solusi,” ujarnya.
Penguatan sektor pertanian di Matanauwe diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....