Karhutla Kembali Terjadi di Baubau, Tiga Titik pada Minggu 23 Agustus
- 23 Agt 2026 19:37 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di tiga titik di Kota Baubau, Minggu, 23 Agustus 2026. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau langsung mengerahkan personel dan armada untuk mencegah api meluas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau, La Ode Ali Hasan, mengatakan tiga titik kebakaran tersebut berada di Kelurahan Baadia dan Kelurahan Lipu. Kondisi angin yang cukup kencang turut mempercepat penyebaran api di sejumlah lokasi.
“Kami menangani tiga kejadian kebakaran lahan hari ini. Kami langsung mengerahkan armada dan personel untuk mengantisipasi agar api tidak meluas,” kata La Ode Ali Hasan dalam keterangan resminya.
Kebakaran pertama terjadi di Kelurahan Baadia setelah warga tiba-tiba melihat api di tengah kondisi angin kencang. Satu unit mobil Mako dengan lima personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman pada area terdampak sekitar 15 x 25 meter.
Titik kedua berada di lingkungan Perumahan Topaz 3, Kelurahan Lipu. Kebakaran tersebut diduga dipicu anak-anak yang bermain api, dengan luas area terdampak sekitar 7 x 20 meter.
Sementara kebakaran ketiga terjadi di lahan samping Kantor BAPAS, Kelurahan Lipu. Api diduga meluas akibat sisa pembakaran sampah dan membakar lahan dengan luas terdampak sekitar 20 x 25 meter.
Menurut La Ode Ali Hasan, penanganan di lapangan turut terbantu oleh relawan pemadam kebakaran. Dukungan relawan dan kecepatan penyampaian informasi dari masyarakat membuat petugas dapat lebih cepat menuju lokasi dan mengendalikan api.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan dan sampah sembarangan. Semak dan sampah di sekitar rumah juga harus dibersihkan, khususnya di kawasan perumahan, agar tidak menjadi bahan bakar apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.
Ali Hasan juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama agar tidak bermain dengan api. Masyarakat perlu memahami bahwa kelalaian dalam aktivitas pembakaran dapat menyebabkan kebakaran meluas dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum atau ancaman pidana.
Selain menangani tiga kebakaran lahan, Tim Rescue Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau juga melakukan sejumlah operasi penyelamatan pada hari yang sama. Petugas mengevakuasi ular berukuran hampir satu meter dari dalam rumah warga di Perumahan Inulgi, Kelurahan BWI, sebelum ular tersebut dilepasliarkan.
Tim Rescue juga membantu mobilisasi seorang ibu hamil dari wilayah Talaga Atas, Kabupaten Buton Tengah, menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Ali Hasan memastikan seluruh rangkaian penanganan berlangsung tanpa korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan. Ia kembali mengingatkan masyarakat segera melaporkan setiap kemunculan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....