Empat Kebakaran Lahan Terjadi di Baubau dalam Sehari, Damkar Imbau Warga Waspada

  • 23 Agt 2026 08:21 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Baubau menangani empat kejadian kebakaran di sejumlah wilayah Kota Baubau dalam sehari, Jumat 21 Agustus 2026.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau, H. La Ode Ali Hasan, mengatakan, keempat kejadian tersebut terjadi di Perumahan Anggoro BWI, Batulo, Jalan Bhakti Abri Kelurahan BWI, serta Perumahan Topas 3 Kelurahan Lipu.

Kebakaran pertama terjadi di Perumahan Anggoro BWI, berupa tumpukan sampah dan kabel listrik. Api diduga muncul setelah kabel listrik berarus yang jatuh ke tanah akibat digigit tikus menimbulkan percikan dan menyambar daun-daun kering di sekitar lokasi.

Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam, yakni Mako dan BWI, dengan sembilan personel. Area terdampak diperkirakan seluas 5 x 7 meter.

Kebakaran kedua terjadi di wilayah Batulo. Api diduga berasal dari sisa pembakaran saat kegiatan kerja bakti warga yang kemudian tidak terkendali dan merambat ke lahan di sekitarnya. Satu unit mobil Wolio dengan lima personel dikerahkan untuk memadamkan api.

Selanjutnya, kebakaran lahan terjadi di Jalan Bhakti Abri, Kelurahan BWI. Api diketahui warga sekitar dan dengan cepat membesar serta merambat akibat tiupan angin yang cukup kencang.

Untuk mencegah api meluas, Damkar mengerahkan satu unit Pos BWI dengan empat personel. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 10 x 10 meter.

Sementara itu, kebakaran keempat terjadi di Perumahan Topas 3, Kelurahan Lipu. Kobaran api dilaporkan mulai mendekati kawasan permukiman dengan jarak sekitar lima meter.

Kondisi tersebut sempat membuat warga panik, terlebih sejumlah rumah yang tidak berpenghuni di kawasan itu tertutup semak. Petugas mengerahkan satu unit mobil Mako dengan lima personel untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke permukiman.

Area yang terdampak diperkirakan mencapai 40 x 50 meter.

Dalam penanganan keempat kejadian tersebut, petugas Damkar juga mendapat dukungan dari relawan pemadam kebakaran. Kolaborasi tersebut membantu mempercepat proses pemadaman dan pengendalian api.

Ali Hasan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama kebakaran lahan yang berada di sekitar permukiman.

“Warga diimbau membersihkan semak-semak dan material yang mudah terbakar di sekitar rumah secara gotong royong,” ujarnya.

Mantan Kadis Perdagangan itu juga meminta pengembang perumahan memberikan perhatian serius terhadap kondisi lahan dan lingkungan di kawasan perumahan untuk mencegah kebakaran.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan potensi bahaya, seperti gangguan jaringan listrik, pohon yang berpotensi tumbang, tumpukan sampah maupun kondisi lingkungan lainnya kepada dinas atau instansi terkait agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Dalam seluruh proses penanganan empat kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....