Tim Medis Sultra Siaga, Warga Terdampak Banjir Mulai Sakit
- 11 Mei 2026 21:42 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Kendari — Sejumlah warga terdampak banjir di kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, mulai terserang penyakit akibat kondisi lingkungan pascabanjir. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui tim medis Dinas Kesehatan terus bersiaga memberikan pelayanan kesehatan serta distribusi obat-obatan bagi korban.
Hingga Minggu, 10 Mei 2026, wilayah terdampak banjir di Kelurahan Lepo-Lepo meluas mencakup RT 03, RT 09, RT 12, RT 13, dan RT 14. Data menunjukkan lonjakan signifikan jumlah korban, dari 42 KK atau 112 jiwa pada Sabtu, 9 Mei 2026, menjadi 225 KK atau 685 jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Andi Edy Surachmat, mengungkapkan sedikitnya 32 warga mulai mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal dan batuk.
“Tim medis kami siaga di posko untuk memberikan pengobatan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.
Sebagai langkah pendukung, tim tanggap darurat juga menyalurkan air bersih melalui mobil tangki guna menjaga sanitasi dan mencegah penyebaran penyakit di lokasi terdampak.
Pengungsian sementara dipusatkan di Masjid At-Taubah dengan sekitar 30 KK atau 150 orang. Para pengungsi didominasi warga dari RT 13 dan RT 14, termasuk kelompok rentan seperti bayi, balita, dan lansia.
Penanganan banjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Sentra Meohai Kementerian Sosial RI, BASARNAS, OPD lingkup Pemprov Sultra, serta Pemerintah Kota Kendari. Dinas Sosial menyiapkan tenda pengungsian, dapur umum, dan distribusi logistik, sementara BPBD menyediakan perahu karet dan dukungan evakuasi.
Selain itu, Dinas Kesehatan memastikan layanan medis tetap berjalan, Dinas Cipta Karya membantu penyediaan air bersih, serta Brimob Polda Sultra dan Satpol PP turut mendukung penanganan melalui pengamanan dan bantuan teknis di lapangan.
Upaya terpadu ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan, kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi di tengah situasi darurat banjir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....